Sabtu, 08 Mei 2021 10:46

Harga Pangan Bergerak Naik, Daging Tembus Rp125.000 per Kilogram

Harga daging mulai naik jelang L3baran (int)
Harga daging mulai naik jelang L3baran (int)

Beberapa komoditas pangan naik. Dan lainnya relatif stagnan. Cabai yang sempat meroket sejak Maret kini cenderung turun.

MAKASSAR, PEDOMANMEDIA - Harga pangan perlahan bergerak naik. Meski masih sebatas pada bahan pangan tertentu, namun diperkirakan harga akan terus meroket hingga Lebaran.

Harga daging di sejumlah pasar tradisional mencatat kenaikan cukup mencolok. Daging lokal naik menjadi Rp125.000 per kg dari Rp110.000 per kg sebelum Ramadhan.

Sementara beberapa komoditas pangan lainnya relatif stagnan. Cabai yang sempat meroket sejak Maret kini cenderung turun. Begitu juga bawang merah masih terbilang stabil yakni Rp30 ribu per kg.

Baca Juga

Gula pasir, telur dan ikan segar juga praktis tak mengalami kenaikan. Namun diperkirakan harga harga bisa naik pada H-2 Lebaran. Terutama telur, dan rempah-rempah.

"Biasanya memang sudah naik kalau H-7. Tapi ini cukup stabil. Tidak ada kenaikan," ujar Malla, pedagang Pasar Niaga Daya.

Ia mengatakan soal kenaikan daging memang sulit dihindari karena tingkat kebutuhan orang mulai tinggi jelang Lebaran.

"Tapi naiknya sedikit. Saya rasa daging paling naiknya sampai Rp125.000 atau Rp130.000," ucapnya.

Malla menyebut stok pangan sangat mencukupi. Jadi tidak akan terjadi kenaikan yang tiba-tiba.

Sebelumnya Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto mengingatkan distributor agar tak menahan pasokan yang bisa memicu gejolak.

"Jangan sampai ada yang menahan pasokan ke pedagang. Ini bisa membuat barang langka dan memicu kenaikan harga," ujar Danny.

Menurut Danny, sejauh ini tak ada laporan kelangkaan bahan pangan. Kenaikan harga yang terjadi sepekan jelang Ramadan juga dinilai masih dalam batas toleransi.

"Kebutuhan pangan masih terpenuhi. Tak ada gejolak harga. Kita antisipasi sepekan jelang Lebaran. Biasanya itu momen rawan. Kadang spekulan mulai main. Tapi saya minta agar itu terus dipantau," papar Danny.

Danny mengatakan tak akan toleransi terhadap praktik spekulan yang menimbulkan gejolak harga. Ia akan menyelidiki jika tiba-tiba terjadi kelangkaan. Termasuk distributor agar tidak menahan bahan pangan yang bisa menyebabkan melonjaknya harga.

Sebelumnya terjadi kenaikan harga beberapa bahan pangan dan rempah di pasar tradisional di Makassar. Kenaikan paling mencolok terjadi pada cabai. Harga cabai pada pertengahan Maret lalu menembus Rp80 ribu per kilogram.

Begitu juga telur, naik meski masih dalam taraf normal. Beberapa bahan makanan dan kue juga naik di awal Ramadan.

Memasuki April, harga ikan segar juga sempat melambung akibat cuaca buruk. Namun memasuki awal Ramadan mulai kembali stabil.

Pemkot menurunkan tim pemantau sejak dua pekan lalu. Tim ini ditempatkan di semua pasar tradisional untuk mendeteksi pergerakan harga hingga Lebaran nanti.

Editor : Muh. Syakir
#Harga Pangan #Wali Kota Makassar Danny Pomanto #Harga Cabai Naik
Berikan Komentar Anda