Minggu, 09 Mei 2021 19:56

Jalan Poros Sidrap-Enrekang Bak Kubangan Lumpur, Pemerintah Diminta Serius

Jalan Poros Sidrap-Enrekang.
Jalan Poros Sidrap-Enrekang.

Salah seorang warga inisial (IC)  mengatakan bahwa jalan poros nasional ini sudah sangat meresahkan warga sebab dalam waktu 3 hari ini saja sudah ada setidaknya 6 kali terjadi kecelakaan di titik yang sama ini.

ENREKANG, PEDOMANMEDIA - Pemeliharaan jalan Nasional Sidrap Enrekang TA 2021 kembali disorot oleh warga kabupaten Enrekang. Salah satu titik yang  sangat parah dan sering menelan korban yang ada di Kelurahan Kalosi, Kecamatan Alla.

Salah seorang warga inisial (IC)  mengatakan bahwa jalan poros nasional ini sudah sangat meresahkan warga sebab dalam waktu 3 hari ini saja sudah ada setidaknya 6 kali terjadi kecelakaan di titik yang sama ini.

"Ada 2 kecelakaan yang hampir bersamaan di lubang yang sama, kenapa pihak terkait membiarkan jalan rusak parah berlubang yang sangat membahayakan pengendara, dimana itu anggaran pemeliharaan jalan yang dianggarkan pemerintah pusat setiap tahunnya," kata IC.

Baca Juga

Sorotan keras juga datang dari warga yang mengaku sangat prihatin dengan kondisi jalan nasional Sidrap Enrekang. Harby  adalah salah satu masyarakat yang bisa dikatakan pemerhati masyarakat Enrekang yang mempertanyakan tanggung jawab dari balai jalan nasional Paket Sidrap Enrekang.

Karena menurut informasi yang didapatkan oleh Harby bahwa anggaran pemeliharaan dan perbaikan jalan Nasional Sidrap-Enrekang begitu banyak menelan anggaran sampai puluhan miliar.

"Bayangkan saja untuk tahun 2020 saja diduga telah menelan anggaran sekitar kurang lebih Rp40 miliar dan untuk tahun 2021 diduga dianggarkan kurang lebih Rp100 miliar," ungkapnya.

Arby juga mengaku heran dan sangat bingung sebab diduga pihak pelaksana dari balai jalan nasional Sidrap-Enrekang hanya buang-buang anggaran saja.

"Pemeliharaan dan perbaikan yang sudah dilakukan di tahun 2020 tidak berumur panjang hanya beberapa hari saja setelah diperbaiki kembali amblas," tambahnya.

Arby juga menjelaskan bahwa yang sangat mencurigakan adalah pekerjaan perbaikan yang ada di Keppe, Kelurahan Galonta, Kecamatan Enrekang sekitar bulan Desember tahun 2020 dikerjakan hanya beberapa hari saja jalan tersebut mulus dan kembali rusak parah bak kubangan kerbau.

"Januari (2021)  kembali diperbaki dan  dikerjakan dengan anggaran yang baru di tahun 2021 ratusan juta bahkan diduga miliaran uang negara yang diduga terbuang di titik yang sama pada pekerjaan tersebut," bebernya.

Sementara untuk mengkonfirmasi hal tersebut ke pihak terkait mulai dari pelaksana lapangan proyek jalan nasional Sidrap Enrekang Sada yang dihubungi wartawan tidak bisa tersambung sebab HP nya tidak aktif.

Begitu pula dengan asisten PPK balai jalan Nasional Sidrap Enrekang Ilham beberapa kali dihubungi tidak menanggapi dan merespon.

Sekadar diketahui bahwa Ilham mengaku asisten dari Edwin Christoper Manurung yang merupakan PPK 2 Bakkae Sidrap-Salubarani Enrekang. Kompak dengan Ilham, PPK Edwin Christoper tak mau merespon dan mengangkat HP-nya.

Penulis : Rahmat Lamada
Editor : Jusrianto
#Pemkab Enrekang #Jalan Nasional Sidrap-Enrekang Disorot
Berikan Komentar Anda
Epaper
Cover Epaper
Populer