Muh. Syakir : Senin, 10 Mei 2021 10:32
Ibadah haji digelar lagi tahun ini. (ilustrasi-int)

RIYADH, PEDOMANMEDIA – Otoritas Arab Saudi mengonfirmasi dibukanya kembali pelaksanaan ibadah haji tahun ini. Ibadah haji akan digelar dengan protokol kesehatan ketat.

Hal tersebut disampaikan oleh Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi sebagaimana dilansir Gulf Today, Minggu (9/5/2021).

Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi mengatakan otoritas kesehatan di Saudi terus menilai kondisi dan mengambil semua langkah yang diperlukan untuk pelaksanaan ibadah haji mendatang.

Stasiun televisi milik kerajaan mewartakan pengumuman lebih lanjut mengenai ibadah Haji 2021 akan menyusul sebagaimana dilansir Reuters.

“Mekanisme dan ketentuan penyelenggaraan haji tahun ini akan diumumkan nanti,” lapor stasiun televisi milik kerajaan mengutip oleh Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi.

Tahun lalu, Arab Saudi mengizinkan beberapa orang saja di dalam negeri untuk menunaikan ibadah Haji.

Dikutip Kompas.com, ibadah Haji 2020 dinyatakan sukses oleh Kerajaan Arab Saudi meski masih dilanda pandemi virus Corona. Pada ibadah Haji 2020, lebih dari 18.490 pekerja direkrut untuk mengimplementasikan rencana ibadah Haji dan memberi layanan terbaik bagi jemaah.

Pemerintah Arab Saudi kembali menutup pintu penerbangan ke negara itu bagi warga asing. Ada 20 negara yang tidak diperkenankan masuk, salah satunya Indonesia.

Rabu (3/2/2021), Arab Saudi mulai menangguhkan masuknya orang-orang ke kerajaan dari 20 negara pada Selasa (2/2/2021).

Larangan masuk sementara itu berlaku mulai 3 Februari 2021, termasuk orang-orang yang datang dari Uni Emirat Arab, Jerman, Amerika Serikat, Inggris, Afrika Selatan, Perancis, Mesir, Lebanon, India, dan Pakistan.

Namun kebijakan itu dikecualikan untuk diplomat, warga negara Saudi, praktisi medis, dan keluarga mereka.