Polri Janjikan Izin Liga 1 Terbit 27 Mei
Proses terbitnya izin memang cukup rumit. Karena mempertimbangkan pandemi yang masih berkepanjangan.
JAKARTA, PEDOMANMEDIA - Polri menjanjikan izin penyelenggaraan Liga 1 akan terbit paling lambat 27 Mei. Saat ini rekomendasi dalam proses penyelesaian.
Asops Kapolri Irjen Imam Sugianto menyampaikan ada beberapa hal yang perlu jadi kajian sebelum izin terbit. Setidaknya ada dua hal yang terkait dengan pemberian izin keramaian.
"LIB sudah mengajukan permohonan penyelenggaraan Liga 1 dan Liga 2 sebelum puasa. Sekarang sedang berproses. Mudah-mudahan 27 Mei sudah terbit," kata Imam dalam jumpa persnya.
Diakui Imam, proses terbitnya izin memang cukup rumit. Karena mempertimbangkan pandemi yang masih berkepanjangan.
Adapun proses yang dimaksud saat ini ialah kelengkapan persyaratan rekomendasi-rekomendasi terutama dari wilayah yang akan menyelenggarakan Liga 1 dan Liga 2. Menyoal pengamanan, Imam mengatakan, belajar dari turnamen Piala Menpora itu akan menjadi acuan pihaknya dalam memberikan keamanan. Tapi karena durasi penyelenggaraan yang cukup lama, maka akan ada peningkatan kapasitas.
"Seperti Liga 1 itu sampai Maret, sedangkan Liga 2 sampai Desember. Hal ini tak lepas dari penggalan ada PON di Papua. Mudah-mudahan ini bisa dikelola dengan baik pengamanannya. Mudah-mudahan protokol kesehatan bisa ditegakkan sehingga Liga 1 dan Liga 2, serta PON sukses," ujarnya.
Secara khusus, Imam juga mengimbau agar kejadian kasus The Jakmania tidak terulang pada saat Liga 1 dan Liga 2 bergulir. Sebelumnya, kerumunan suporter terjadi saat final leg kedua antara Persija Jakarta melawan Persib Bandung. Masing-masing kubu suporter membuat kerumunan di Jakarta dan Bandung.
Meskipun terjadi di luar turnamen, Polri memberikan perhatian serius terhadap terciptanya kerumunan dari pihak suporter Persija dan Persib.
"The Jakmania waktu itu mohon kasusnya jangan terulang lagi. Perkembangan kasus di Polda Metero ada emapt pihak jadi tersangka dan sekarang proses sidik. Mohon jadi perhatian sehingga tak terjadi lagi. Mari kita sukseskan mudah-mudahan bisa kita kelola dengan baik," dia mengharapkan.
- 1
- 2
- 3
- 4
- 5
