Terbengkalai dan Menyisakan Bahaya, Polisi Bakal Panggil Kontraktor Proyek Mattoanging
Diketahui Stadion Mattoanging memang oleh Gubernur Sulsel non aktif telah direncanakan untuk direnovasi besar-besaran. Pembongkaran dan upaya renovasi tahap awal memang sudah dilakukan.
MAKASSAR, PEDOMANMEDIA - Usai dua bocah meregang nyawa di kubangan air bekas galian di Stadion Mattoanging, Polrestabes Makassar berencana untuk menghadirkan penanggungjawab. Baik dari pemerintah hingga kontraktor untuk diperiksa.
Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, Kompol Agus Khaerul mengatakan, polisi terus melakukan rangkaian penyelidikan dan pendalaman untuk mengungkap siapa yang bertanggungjawab terkait tewasnya dua orang anak di kubangan air proyek Stadion Mattoanging. Olehnya itu, beberapa pihak harus diperiksa polisi.
"Kita akan panggil yang tangani proyek itu, salah satu-satunya Kontraktor," kata Agus, Selasa (25/5).
Diketahui Stadion Mattoanging memang oleh Gubernur Sulsel non aktif telah direncanakan untuk direnovasi besar-besaran. Pembongkaran dan upaya renovasi tahap awal memang sudah dilakukan.
Namun begitu, proyek yang bakal dikerjakan oleh perusahaan jasa konstruksi asal Semarang itu nyatanya terbengkalai dan menyisakan bahanya bagi warga pengunjung stadion, utamanya anak-anak.
Diduga akibat terbengkalai pihak penanggung jawab juga dinilai lalai. Terlebih lokasi mega proyek tidak memenuhi standar keamanan. Masyarakat bebas keluar masuk. Ditambah lagi, pihak yang telah membongkar stadion tersebut, tidak melakukan tahap pemeliharaan yang berujung tiga anak tenggelam di kubangan air bekas galian.
Karenanya Polrestabes Makassar akan terus mengusut kasut ini. Berbagai pihak diduga yang mengetahui proyek stadion tersebut, akan segera dipanggil dimintai keterangan, termasuk pemerintah dan pihak kontraktor.
- 1
- 2
- 3
- 4
- 5
