JAKARTA, PEDOMANMEDIA - Mabes Polri menyatakan 11 terduga teroris yang ditangkap dalam serangkaian operasi di Merauke, Papua berafiliasi dengan jaringan ISIS. Kelompok ini diduga merencanakan gerakan teror di Papua.
"Mereka berbaiat ke ISIS. Densus juga menindikasikan ada upaya teror di Papua yang tengah dirancang," terang Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Argo Yuwono di Mabes Polri, Senin (31/5/2021).
Argo mengatakan 11 terduga teroris juga memiliki keterkaitan dengan JAD, dalang bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar. Mereka berasal dari Jawa dan Sulsel.
Menurut Argo, jaringan teroris Papua terungkap dari penangkapan terhadap kelompok teroris di Sulawesi Selatan beberapa waktu lalu. Puluhan orang ditangkap pasca bom bunuh diri Katedral.
Mereka adalah klaster pengajian Villa Mutiara. Kelompok ini berafiliasi dengan JAD.
Belakangan, Kapolres Merauke AKBP Untung Sangaji menyebut ada penambahan terduga teroris yang telah ditangkap. Saat ini, total ada 11 orang yang diamankan polisi.
"Ya (ada penangkapan lagi), tambahan kemarin jadi total 11 diamankan, kemudian disertai pemeriksaan barbuk lain," kata Sangaji dikutip detikcom.
BERITA TERKAIT
-
Mabes Polri Janji Tindak Tegas Anggota Brimob Aniaya Remaja di Tual hingga Tewas
-
Eks Kapolres Bima Terjerat Kasus Narkoba akan Jalani Sidang Etik Hari ini
-
Digempur Militer AS di Suriah, 5 Militan ISIS Tewas
-
Polisi Gagalkan Penyelundupan 50 Kg Sabu di Balikpapan, Dikemas Dalam Bungkusan Obat Kuat
-
Seleksi Akpol Rawan Calo, Polri: Kita Tutup Semua Celah