ENREKANG, PEDOMANMEDIA - Wakil Ketua DPRD Sulsel Syaharuddin Alrif meluncurkan proyek perubahan Super Moralis atau Sentuhan Pertanian Modern untuk budidaya pertanian bawang merah di Enrekang.
Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Enrekang Addi berharap sentuhan pertanian modern yang ramah lingkungan ini diharap dapat meningkatkan produksi bawang merah.
Addi yang juga sebagai Reformer dari Super Moralis berharap produktivitas bawang merah yang berkualitas bebas residu pestisida sehingga masuk standar ekspor serta terciptanya pertanian yang ramah lingkungan menuju Enrekang sebagai penyangga kebutuhan bawang merah kawasan Indonesia timur.
Sementara itu, Syaharuddin Alrif menjelaskan bahwa pemerintah harus terus melakukan inovasi pertanian bawang merah di Enrekang dengan mengikuti teknologi kekinian.
"Contoh pengolahan lahan sudah bagus pemeliharaan untuk mengatasi pengendalian dengan lampu perang penggunaan pupuk organik yang dibuat sendiri dari bahan bahan lokal dan mengurangi pupuk kimia apalagi pupuk impor," ungkapnya.
Sebagai Wakil Ketua Anggota DPRD Sulsel, ia mendukung Super Moralis agar bisa membawa perubahan bagi petani bawang merah bukan hanya sekedar perubahan budidaya tapi juga bisa merubah petani sejahtera menjadi petani kaya.
BERITA TERKAIT
-
Kisah Pahit Guru di Enrekang: TPG 2023-2025 Belum Dibayar
-
Sempat Molor, Pemkab Enrekang Resmi Perpanjang Kontrak PPPK
-
Bupati Yusuf Gandeng 2 Peneliti Belanda Wujudkan Transformasi Pertanian di Enrekang
-
Temu Pendidik Nusantara XII di Enrekang: Saatnya Isu Lingkungan jadi Diskusi di Ruang Kelas
-
DPRD Soroti Inspektorat Enrekang: Pengawasan Keuangan tak Proaktif