Sabtu, 12 Juni 2021 16:46

Skandal Money Politik NA Terbongkar, Sprindik Baru akan Diterbitkan

NA saat jadi saksi di sidang Agung Sucipto secara virtual.
NA saat jadi saksi di sidang Agung Sucipto secara virtual.

Nurdin mengatakan, uang untuk mensupport kandidat Tommy dan Makkasau memang juga diminta oleh Agung Sucipto.

MAKASSAR, PEDOMANMEDIA - Sidang keempat pengusaha sekaligus kontraktor kakap Agung Sucipto alias Anggu tak disangka menyajikan drama baru. Nurdin Abdullah membeber skandal dalam kepemimpinannya yang ternyata ikut andil dalam politik uang (money politic) di Pilkada Bulukumba.

Uang Rp1,5 Miliar dari Haji Momo diakui Guru Besar Universitas Hasanuddin itu tidak masuk ke kantong pribadinya. Uang itu, dikatakannya telah diserahkan kepada Karaeng Lompo untuk pemenangan salah satu kandidat Bupati dan Wakil Bupati Bulukumba.

Dia bahkan dengan terang-terangan menyebutkan siapa Kandidat yang menerima dana yang diakui Nurdin untuk persiapan serangan fajar.

Baca Juga

Meski kemudian dihadapan Majelis Hakim, Nurdin mengaku mengganti redaksi "dana serangan fajar" dalam BAP Kepolisiannya dan merubahnya dengan kalimat "mensupport pemenangan Calon Bupati Bulukumba Tommy Satria dan Calon Wakil Bupati Bulukumba Andi Makkasau.

Keterangan itu jelas mengangetkan, Jaksa KPK Ronald Worotikan meyakini keterangan itu nantinya akan menjadi petunjuk untuk masuk pada skandal perusak demokrasi tersebut.

"Saat ini akan kita tampung dulu itu. Apakah benar mereka yang disebut itu menerima uang itu. Tentu kita tunggu pembuktiannya, Tapi saya rasa untuk pengembangannya ke depan itu tentu dilakukan, bisa jadi akan ada Sprindik," ujar Ronald.

Diketahui dalam sidang keempat Kamis kemarin Gubernur Sulsel non Aktif Nurdin Abdullah yang diperiksa keterangannya blak-blakan menyebut, uang dari H Momo sebesar Rp1 Miliar telah ditukar ke Bank Mandiri Panakkukang dan selanjutnya diserahkan pada Karaeng Lompo.

Nurdin juga mengatakan, uang untuk mensupport kandidat Tommy dan Makkasau memang juga diminta oleh Agung Sucipto. Sebab kata Nurdin, Bulukumba memang merupakan wilayah Agung.

"Saya berani sumpah, saya tidak menikmati uang itu yang mulia. Uang itukan itu diberikan kepada Karaeng Lompo untuk kepentingan bantuan pemenangan salah satu kandidat yang kami usung di Bulukumba. Agung juga tahu itu," ucap NA dalam persidangan

Penulis : Muh. Chaidir
Editor : Jusrianto
#Skandal Suap Nurdin Abdullah #Agung Sucipto #Money Politic
Berikan Komentar Anda
Epaper
Cover Epaper
Populer