Kamis, 24 Juni 2021 16:00

Kakak Plt Gubernur Sulsel Disebut Atur Pertemuan Agung-Feri dengan Jumras

Jumras saat bersaksi di Sidang Agung Sucipto.
Jumras saat bersaksi di Sidang Agung Sucipto.

Jumras mengaku mendapat telepon untuk bertemu di sebuah cafe (mama Cafe). Namun belakangan tempat pertemuan berubah, Jumras diminta masuk ke sebuah Barber Shop di bilangan Panakkukang, tepatnya di Jalan Bau Mangga.

MAKASSAR, PEDOMANMEDIA - Pertemuan Agung Sucipto dan Feri Tandriadi bersama Jumras pada awal pemerintahan Nurdin Abdullah sebagai Gubernur Sulsel menguak nama baru. Kakak kandung Plt Gubernur Sulsel Andi Sumardi Sulaiman disebut-sebut mengatur pertemuan itu.

Awalnya Jumras hanya menyebut sambil lalu nama Andi Sumardi, saat dimintai keterangannya oleh Jaksa KPK di Ruang Sidang Harifin Tumpa, Jumras mengakui jika awal pertemuannya dengan Agung Sucipto diatur oleh Andi Sumardi Sulaiman.

Jumras mengaku mendapat telepon untuk bertemu di sebuah cafe (mama Cafe). Namun belakangan tempat pertemuan berubah, Jumras diminta masuk ke sebuah Barber Shop di bilangan Panakkukang, tepatnya di Jalan Bau Mangga.

Baca Juga

Ternyata kata Jumras di sana sudah ada Andi Irfan Jaya. Dia dijemput di tangga dan bertemu Andi Sumardi Sulaiman di lantai atas.

Selanjutnya, dua orang ternyata datang menyusul. Mereka adalah Agung Sucipto dan Feri Tandriadi.

"Saya kaget mereka (Agung Sucipto dan Feri Tandriadi) ternyata datang (tempat yang diatur Andi Sumardi Sulaiman). Kemudian mereka membicarakan soal proyek infrastruktur jalan. Agung yang di Bulukumba-Sinjai, Feri minta di Sidrap-Soppeng," ujar Jumras.

Menariknya, pengacara Agung Sucipto, M Nursal lantas memperjelas siapa Andi Sumardi Sulaiman pada Jumras.

"Siapa Andi Sumardi itu? Diakan yang mengaturnya (pertemuan Agung-Feri-Jumras). Apa benar dia itu Kakak Plt Gubernur Sulsel?," ujarnya.

Jumras yang tidak bisa mengelak lantas membenarkan hal itu dan mengakui jika Andi Sumardi Sulaiman memang merupakan kakak kandung Andi Sudirman Sulaiman.

Diketahui Jumras dihadirkan sebagai saksi dalam kasus suap dan gratifikasi Pejabat Negara oleh terdakwa kontraktor Agung Sucipto.

Agung yang sebelumnya terjaring OTT KPK bersama Edi Rahmat dan Nurdin Abdullah sejak awal bulan Juli lalu diketahui mulai menjalani sidang di Pengadilan Negeri Makassar.

Sejumlah saksi dihadirkan KPK masing-masing adalah sejumlah anggota Pokja 2 dan 7 Biro Pengadaan Barang dan Jasa Pemprov Sulsel serta mantan Kabironya Sari Pudjiastuti. Kepala Dinas PUTR Rudi Jamaluddin, Mantan Sekdis PUTR Edi Rahmat yang juga terdakwa.

Kemudian dari swasta turut dihadirkan adalah kontraktor Petrus Yalim, Hari Samsuddin Direktur salah satu PT milik Hari Samsuddin, Abdul Rahman dan beberapa lainnya termasuk dua ajudan Nurdin Abdullah yakni Syamsul Bahri dan Salman.

Penulis : Muh. Chaidir
Editor : Jusrianto
#Jumras Bernyanyi #Skandal Suap Nurdin Abdullah #Agung Sucipto #Andi Sumardi Sulaiman
Berikan Komentar Anda
Epaper
Cover Epaper
Populer