TORUT, PEDOMANMEDIA - Pemkab Torut melalui Dinas Kesehatan gencar melakukan Fogging untuk mencegah penyakit Demam Berdarah (DBD). Kegiatan tersebut dilakukan di sejumlah daerah yang dianggap rawan, seperti di sekitar Jalan Abdul Gani dan Jalan Taruna, Kelurahan Malango, Kecamatan Rantepao, Kamis (1/7/2021).
Staf Penanganan DBD Dinkes Torut A Sampe Polan menjelaskan bahwa bahan yang digunakan untuk Fogging adalah cairan Megathion, pestisida yang dapat mengendalikan nyamuk aedes aegypti dan nyamuk culex didalam dan diluar ruangan.
"Fogging merupakan pilihan kita untuk pencegahan demam berdarah, bukan pencegahan penanggulangan, sebab yang utama adalah Pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dengan 3M plus yakni membersihkan, menguras, dan menutup tempat -tempat penampungan air serta mendaur ulang barang-barang bekas dan juga tempat kumuh potensial perindukan nyamuk," ungkapnya.
Kata dia, fogging perlu diimbangi dengan memelihara kebersihan baik di dalam maupun di luar rumah.
"Sangat penting peran Kepala Lingkungan untuk menyadarkan masyarakat secara bersama-sama bahwa betapa pentingnya kebersihan lingkungan," tambahnya.
BERITA TERKAIT
-
Frederik Boyong Istri dan FKUB Torut Jalan-jalan ke Pontianak, Aktivis: Hanya Hambur Uang!
-
Ikuti Asistensi APBL, Program Lembang Salu Sopai Kini Lebih Terarah
-
Dorong Transparansi, 111 Lembang di Toraja Utara Lakukan Asistensi APBL di Dinas PML
-
Bupati Frederik Minta Warga Torut Tanamkan Budaya Malu Soal Kebersihan
-
Pemkab Torut Raih Penghargaan Universal Health Coverage (UHC) 2026