Jusrianto : Selasa, 13 Juli 2021 13:00
Danny saat discreening tim Detektor Covid-19.

MAKASSAR, PEDOMANMEDIA - Program Pemkot bertajuk 'Makassar Recover' akhir-akhir ini mendapat penolakan dan kritikan dari masyarakat. Bahkan Lembaga Anti Corruption Commite (ACC) Sulawesi angkat bicara.

Diketahui, pasca maraknya penolakan tersebut, Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan "Danny" Pomanto mengeluarkan pernyataan sejumlah media, bahwa bagi warga yang menolak program Makassar Recover tidak dilayani jika melakukan pengurusan di Pemkot.

Wakil Ketua Badan Pekerja ACC Sulawesi Angga Reksa menilai sebagai pejabat publik Danny Pomanto tidak seharusnya mengeluarkan pernyataan seperti itu. Sebab sorotan maupun kritikan merupakan bahan Intropeksi untuk bekerja lebih baik lagi.

"Terkait dengan tidak diberikan pelayanan publik bagi masyarakat oleh Pemkot Makassar, kami menilai ini bentuk pernyataan yang tidak tepat. Karena kritikan dan penolakan merupakan masukan untuk Pemkot Makassar agar terus berbenah diri dalam hal sosialisasi dan komunikasi publik ke masyarakat," kata Angga melalui keterangan tertulisnya, Senin (12/7/2021).

Maka secara lembaga, kata Angga, ACC Sulawesi berharap Wali Kota Makassar massif melakukan sosialisasi dan komunikasi publik kepada masyarakat terkait program-program milik Pemkot seperti Makassar Recover.

"Olehnya itu segera diperbaiki pola komunikasi dan sosialisasi ke masyarakat, terkait kerja-kerja tim detektor," jelasnya.