Senin, 19 Juli 2021 21:10

Idul Adha di Tengah Pandemi, Jumlah Hewan Kurban di Bulukumba Menurun

Jumlah hewan kurban di Bulukumba tahun ini menurun. (ilustrasi.int)
Jumlah hewan kurban di Bulukumba tahun ini menurun. (ilustrasi.int)

Jumlah kurban tahun ini menurun dibanding tahun-tahun sebelumnya. Kemenag menduga karena dampak pandemi Covid-19.

BULUKUMBA, PEDOMANMEDIA - Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bulukumba mencatat sebanyak 1.342 ternak yang akan dikurbankan pada perayaan Idul Adha tahun 2021. Jumlah tersebut terdiri dari 1.274 ekor sapi dan 68 ekor kambing.

Jumlah kurban tersebut merupakan laporan dari Kantor Urusan Agama (KUA) di setiap kecamatan yang mendata jumlah ternak yang akan dikurbankan di setiap mesjid, kelompok dan pribadi masyarakat.

"Jumlah kurban tahun ini menurun dibanding tahun-tahun sebelumnya. Mungkin karena dampak pandemi Covid-19," singkat Kepala Kantor Kemenag Bulukumba, HM. Yunus, Senin (19/7/2021).

Baca Juga

Untuk diketahui pelaksanaan Idul Adha di masjid dan lapangan pada tanggal 20 Juli nantinya tetap dibolehkan oleh Pemerintah Kabupaten Bulukumba dengan syarat harus menerapkan protokol kesehatan dengan menjaga jarak dan memakai masker.

Begitu pula untuk pelaksanaan kurban sendiri juga diharapkan tidak terjadi kerumunan saat penyembelihan dan pembagian daging kurban, demi mencegah terjadinya penularan Covid-19.

"Untuk proses penyembelihan dan pembagian daging kurban, diharapkan tidak menimbulkan kerumunan. Sebaiknya panitia mengantar daging kurbannya ke penerima," pinta Bupati Muchtar Ali Yusuf.

Hari Raya Idul Adha tahun 2021 ini adalah Idul Adha pertama bagi Bupati Andi Muchtar Ali Yusuf dan Wakil Bupati Andi Edy Manaf yang dilantik pada akhir Februari yang lalu.

Keduanya tahun ini juga melakukan kurban. Bupati Andi Muchtar Ali Yusuf berkurban 3 ekor sapi sedangkan Wakil Bupati Andi Edy Manaf sebanyak 2 ekor sapi.

Penulis : Saiful
Editor : Muh. Syakir
#Salat Idul Adha #Idul Adha 1442 H #Hewan Kurban #Kemenag Bulukumba
Berikan Komentar Anda
Epaper
Cover Epaper
Populer