BULUKUMBA, PEDOMANMEDIA - Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf memberikan atensi yang sangat serius terhadap perkembangan kasus penularan Covid-19. Tak tanggung-tanggung seluruh jajaran Dinas Kesehatan khususnya Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) diinstruksikan untuk siaga satu menghadapi ledakan kasus Covid-19.
Kepala Puskesmas diminta untuk melakukan aksi grebek Covid-19 di wilayahnya masing-masing. Sebanyak 20 Kepala Puskesmas di Kabupaten Bulukumba dikumpulkan di Pendopo Rumah Jabatan Bupati, sore kemarin.
Didampingi Pj Sekda Misbawati A Wawo, dan Kepala Dinas Kesehatan dr Wahyuni, Andi Utta sapaan akrabnya meminta seluruh jajaran Puskesmas untuk bersiap-siaga dengan ledakan kasus yang terjadi akhir-akhir ini.
"Ada peningkatan jumlah kasus dan beberapa wilayah masuk zona merah, ini yang harus kita cegah agar tidak meluas. Tracing, testing dan treathment harus dilakukan secara massif dengan menyasar masyarakat yang kemungkinan ada kontak erat. Mata rantai penularan harus diputus," pintanya.
Andi Utta juga menegaskan, kampanye dan edukasi protokol kesehatan juga harus lebih dimassifkan oleh para Kepala Puskesmas, harus berkoordinasi dengan pihak pemerintah setempat dalam hal ini Kepala Desa dan Lurah untuk melakukan pemantauan kepada warga masyarakat.
"Terutama mengaktifkan pelaporan secara berjenjang dengan berkoordinasi Babinkatibmas dan Babinsa setempat," ujarnya.
Sebelumnya, Bupati dan Wakil Bupati juga telah mengumpulkan para camat dalam rangka melakukan antisipasi terhadap perkembangan kasus Covid-19 di Kabupaten Bulukumba.
BERITA TERKAIT
-
Pemprov Sulsel Jawab Polemik Proyek Irigasi Ballasaraja: Tanggung Jawab Pemkab Bulukumba
-
KPK Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Korupsi Pengadaan APD COVID-19 di Kemenkes
-
Beri Kuliah Umum di STAI Al Gazali, Andi Utta Berbagi Kiat Lawan 'Malas'
-
Hari ini Jokowi ke Bulukumba, akan Blusukan ke Pasar Rakyat Cekkeng
-
Kemenpora-Pemkab Bulukumba Gelar Kejuaraan Tarkam, Ada Atletik hingga Tarik Tambang