TORUT, PEDOMANMEDIA - Pemkab Torut melaksanakan rapat Pemantapan Pelaksanaan Program Hibah Air Minum Pedesaan TA 2021 yang dilaksanakan di Ruang Pola Kantor Gabungan Dinas Marante, Senin (2/8/2021). Dimana, sebanyak 17 lembang bakal dapat program itu.
Program ini mengacu pada perpres No.18 Tahun 2020 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) tahun 2020-2024, dimana pemerintah mencanangkan pencapaian target universal akses 100% air minum aman untuk seluruh warga negara Indonesia di seluruh wilayah NKRI.
Program Hibah Air Minum Pedesaan ini bertujuan untuk menigkatkan pelayanan air minum perpipaan di kawasan pedesaan yang diprioritaskan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
Rapat Pemantapan Program ini dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Toraja Utara Frederik Victor Palimbong didampingi kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertahanan Y. Sarengat Paerunan dan Koordinator Pansimas Kabupaten Nur Firman.
Dalam sambutannya Wakil Bupati menegaskan bahwa pelaksanaan program ini harus berjalan sesuai prosedur yang ada, sehingga tepat sasaran dan tepat guna.
"Selamat kepada 17 Lembang yang terpilih tahun ini dalam program Hibah Air Minum Perdesaan. Saya tekankan agar pelaksanaan ini berjalan sesuai dengan prosedur dan aturan yang ada, jangan sampai ada yang bermasalah. Dengan pelaksanaan yang sesuai dengan prosedur dan aturan yang ada, target tepat sasaran dan tepat guna dapat tercapai," Ungkap Frederik Victor Palimbong yang akarab disapa Bro Dedi.
Nur Firman selaku Koordinator Pansimas Kabupaten mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan program pemberdayaan, sehingga pelaksanaanya melibatkan masyarakat setempat.
"saya tekankan kepada 17 Keoala Lembang yang hadir saat ini, kegiatan ini merupakan Program Pemberdayaan bukan proyek, sehingga pelaksanaanya nanti masyarakat setempat harus diberdayakan. Selain itu, saya harapkan agar iuran air minun nantinya dapat berjalan dengan baik untuk pendapatan asli lembang, dimana besaran iuran berdasarkan hasil musyawarah lembang. Dan pemasangan atau pelaksanaan paling lambat sampai 15 Oktober 2021," ungkap Nur Firman.
Program Hibah Air Minum Pedesaan di Toraja Utara sendiri telah berlangsung selama Tiga Tahun, dimana di 2019 terdapat 1740 Sambungan Rumah (SR), Tahun 2020 terdapat 1158 SR, dan Tahun 2021 ini target pemasangan sebanyak 1606 SR dengan anggaran Rp3.216.000.000 yang tersebar di 17 Lembang.
Berikut daftar wilayah lembang yang mendapatkan Program Hibah Air Minum Perdesaan :
1. Lembang Pitung Penanian (Rantebua)
2. Lembang Rantebua Sumalu (Rantebua)
3. Lembang Issong Kalua (Buntao)
4. Lembang Awan (Awan Rante Karua)
5. Lembang Suloara (Sesean Suloara)
6. Lembang Lo'ko Uru (Rindingallo)
7. Lembang Ampang Batu (Rindingallo)
8. Lembang Benteng Batu (Baruppu)
9. Lembang Sa'dan Ballopasange (Sa'dan)
10. Lembang Sa'dan Pesondongan (Sa'dan)
11. Lembang Tandung Nanggala (Nanggala)
12. Lembang Lilikira (Nanggala)
13. Lembang Basokan (Nanggala)
14. Lembang Langda (Sopai)
15. Lembang Tongariu (Sesean Suloara)
16. Lembang Roroan Barra-Barra (Buntu Pepasan)
17. Lembang Pengkaroan Manuk (Buntu Pepasan).
BERITA TERKAIT
-
Frederik Boyong Istri dan FKUB Torut Jalan-jalan ke Pontianak, Aktivis: Hanya Hambur Uang!
-
Ikuti Asistensi APBL, Program Lembang Salu Sopai Kini Lebih Terarah
-
Dorong Transparansi, 111 Lembang di Toraja Utara Lakukan Asistensi APBL di Dinas PML
-
Bupati Frederik Minta Warga Torut Tanamkan Budaya Malu Soal Kebersihan
-
Pemkab Torut Raih Penghargaan Universal Health Coverage (UHC) 2026