ENREKANG, PEDOMANMEDIA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Enrekang kembali mendapatkan piagam penghargaan dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Penghargaan itu atas keberhasilan Pemkab Enrekang menyusun Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun 2019 dengan baik.
Piagam diserahkan oleh Plh Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Parepare Suratman dan diterima langsung oleh Bupati Enrekang Muslimin Bando di Kompleks Kawasan Industri Maiwa (KIWA), Selasa (21/10/2020) kemarin.
Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Nurjannah Mandeha menjelaskan penghargaan tersebut adalah wujud apresiasi Kemenkeu RI. Laporan itu sendiri telah berbuah predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, tahun lalu. WTP tersebut adalah kali kedua berturut-turut yang diraih Pemkab Enrekang di bawah kepemimpinan MB-Asman.
"Penghargaan ini tentu berkat kerja keras banyak pihak dalam penyusunan LKPD, serta tentu berkat bimbingan dan support penuh dari bapak Bupati," jelas Nurjanah.
Sementara itu, Muslimin Bando menyampaikan pujian kepada jajarannya sehingga penghargaan Kemenkeu RI itu kembali diraih daerah yang dirinya pimpin
"Ini buah kinerja dan sinergitas yang baik antar eksekutif dan legislatif, serta komitmen kita menyusun laporan keuangan yang bersih dan akuntabel. Saya meminta penghargaan ini menjadi motivasi untuk dipertahankan di tahun-tahun mendatang," jelasnya.
Turut hadir mendampingi bupati saat menerima piagam penghargaan, Wabup Asman, Sekda Baba dan disaksikan jajaran pemkab. Piagam ini ditandatangani langsung oleh Menteri Keuangan RI Sri Mulyani Indrawati.
Tahun sebelumnya, penghargaan serupa juga diraih Pemkab Enrekang berkat kesuksesan meraih WTP 2018. Kala itu, penghargaan diserahkan oleh Gubernur Sulsel Prof Nurdin Abdullah.
BERITA TERKAIT
-
Kisah Pahit Guru di Enrekang: TPG 2023-2025 Belum Dibayar
-
Sempat Molor, Pemkab Enrekang Resmi Perpanjang Kontrak PPPK
-
Bupati Yusuf Gandeng 2 Peneliti Belanda Wujudkan Transformasi Pertanian di Enrekang
-
Temu Pendidik Nusantara XII di Enrekang: Saatnya Isu Lingkungan jadi Diskusi di Ruang Kelas
-
DPRD Soroti Inspektorat Enrekang: Pengawasan Keuangan tak Proaktif