Rabu, 25 Agustus 2021 14:34

Menperin Minta Perpanjangan PPnBM, Sri Mulyani Belum Beri Jawaban

Sri Mulyani Indrawati
Sri Mulyani Indrawati

Kebijakan relaksasi PPnBM mendorong penjualan mobil sejak April 2021. Rasio kenaikan pada triwulan II 2021 ada di angka yang cukup progresif

JAKARTA, PEDOMANMEDIA - Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengajukan rekomendasi perpanjangan PPnBM untuk sektor otomotif. Pengajuan belum ditanggapi Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.

"Saya sudah bersurat ke Menkeu (Sri Mulyani) agar ada perpanjangan relaksasi PPnBM otomotif. Sekarang kita menunggu. Karena dampak kebijakan teebukti mampun mendorong pemulihan sektor otomoto," terang Agus dalam rapat kerja dengan Komisi VII DPR RI, Rabu (25/8/2021).

Agus menjelaskan, kebijakan relaksasi PPnBM mendorong penjualan mobil sejak April 2021. Rasio kenaikan pada triwulan II 2021 ada di angka yang cukup progresif.

Baca Juga

"Terjadi kenaikan penjualan sebesar 758,68% dibandingkan triwulan II-2020. Efeknya bukan saja pada otomotif. Tapi juga pada industri pendukungnya secara tidak langsung," papar Agus.

Ia mengaku punya detailnya berkaitan dengan industri-industri pendukung di belakangnya. Ada banyak industri pendukung di belakangnya yang juga tumbuh secara simultan.

"Banyak sekali otomotif industri pendukung di belakangnya, jadi Tier 1, Tier 2, Tier 3-ny. Ada industri kecil dan menengah yang terlibat di dalamnya, itu luar biasa sehingga industri bisa tumbuh," tambahnya.

Sejak 1 Maret 2021, pemerintah menerapkan kebijakan PPnBM DTP terhadap pembelian mobil baru. Program tersebut dimulai untuk mobil penumpang 1.500cc dengan kandungan lokal tertentu. Skemanya, per tiga bulan diberlakukan perubahan potongan pajak, yakni Maret-Mei diskon 100%, Juli-Agustus 50%, dan Oktober-Desember 25%.

Kemudian, melihat keberhasilan stimulus tersebut, pemerintah memperpanjang fasilitas PPnBM DTP 100% untuk penjualan mobil 4x2 di bawah 1500cc hingga bulan Agustus 2021. Selanjutnya, periode untuk diskon PPNBM DTP 50% diperpanjang menjadi bulan Desember 2021.

Namun, Agus belum merincikan pihaknya mengusulkan agar diskon PPnBM kembali diperpanjang sampai kapan dan seperti apa skemanya.

 

Editor : Muh. Syakir
#Insentif PPnBM #Menperin Agus Gumiwang #Menkeu Sri Mulyani Indrawati #Otomotif
Berikan Komentar Anda