TORUT, PEDOMANMEDIA - Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Toraja Utara (Torut) mengumumkan lima warga Rantepao terkonfirmasi positif Covid-19, Sabtu (19/9/2020).
Jubir GTPP Covid-19 Torut, Anugrah Y Rundupadang mengatakan dari hasil penelusuran (tracking) tim, ada lima warga Rantepao yang adalah kontak erat dengan pasien ke-23 yang meninggal dunia pada Minggu, 13 September 2020 lalu.
“Kelima warga tersebut yaitu wanita berusia 62 tahun ber-KTP Provinsi Jawa Tengah, wanita berusia 49 tahun, wanita berusia 43 tahun, laki-laki berusia 25 tahun masing-masing ber-KTP Torut, dan laki-laki berusia 55 tahun ber-KTP Provinsi Jawa Tengah,” jelasnya.
Anugrah menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan penelusuran dan menemukan ada dua pasien yang diketahui pernah melakukan perjalanan dari daerah zona merah.
“Kelima pasien positif Covid-19 warga Kelurahan Malango, Kecamatan Rantepao itu terkonfirmasi positif hasil Swab PCR Balai Besar Laboratorium Dinas Kesehatan Provinsi Sulsel di Makassar,” ujarnya.
Sekretaris Diskominfo Torut itu mengungkapkan bahwa pasien positif yang kesemuanya satu rumah itu sudah mengikuti wisata Covid-19 program Pemprov Sulsel di salah satu hotel di Makassar dan diberangkatkan tim Satgas.
“GTPP menyampaikan kepada masyarakat yang merasa pernah kontak dengan kelima pasien agar menghubungi Satgas atau Puskesmas terdekat. Dari data Diskominfo-SP Torut adanya pertambahan kasus warga terkena Covid-19 di Torut sudah 29 kasus (pasien). Sesuai data dari 29 kasus itu sudah sembuh 20 orang, menjalani karantina 7 orang dan meninggal dunia dua orang,” ungkapnya.
Informasi bertambahnya kasus positif Covid-19 di Torut, Anugrah mengimbau kepada masyarakat agar bersama memutus mata rantai penyebaran Covid-19.
“Masyarakat harus disiplin mengikuti protokol kesehatan dengan cara membatasi aktivitas ke luar rumah, memakai masker saat keluar rumah dengan cara benar dan tidak berkerumun. Selalu mencuci tangan menggunakan sabun, menjaga jarak (physical distancing), meningkatkan imun tubuh dengan berolahraga serta mengkonsumsi vitamin dan makanan bergizi,” tutupnya.
TAG
BERITA TERKAIT
-
Frederik Boyong Istri dan FKUB Torut Jalan-jalan ke Pontianak, Aktivis: Hanya Hambur Uang!
-
Ikuti Asistensi APBL, Program Lembang Salu Sopai Kini Lebih Terarah
-
Dorong Transparansi, 111 Lembang di Toraja Utara Lakukan Asistensi APBL di Dinas PML
-
Bupati Frederik Minta Warga Torut Tanamkan Budaya Malu Soal Kebersihan
-
Pemkab Torut Raih Penghargaan Universal Health Coverage (UHC) 2026