Kamis, 02 September 2021 18:03

Kajari Tator Ditantang Usut Penggunaan Anggaran Covid-19 di RSUD Lakipadada

RSUD Lakipadada Tana Toraja.
RSUD Lakipadada Tana Toraja.

Ferdy menduga pasien yang masuk dibeda-bedakan tergantung dari kedekatan mereka dengan orang RSUD Lakipadada.

TATOR, PEDOMANMEDIA - Kajari Tana Toraja Erianto Paundanan ditantang untuk turun langsung mengecek penggunaan anggaran Covid-19 di RSUD Lakipadada. Dimana diduga penanganan pasien Covid-19 tidak maksimal.

"Jujur kalau dibandingkan kinerja direktur lama yaitu dr Safari Mangopo dengan Pltdr Farma Lelepadang sangat beda jauh, karena yang sekarang terjadi di RSUD Lakipadada hampir setiap hari ada orang yang meninggal karena Covid -19. Jarang sekali yang sembuh," ungkap Aktivis Tana Toraja Ferdy Tandungan, Kamis (2/9/2021).

"Kalau saya lihat sekarang penanganan Covid 19 menurun sekali baik dari sisi APD itu menurun sekali. Saya berharap agar dana Covid-19 diaudit Inspektorat dan saya tantang penegak hukum dalam hal ini Kajari Tana Toraja untuk masuk mengecek soal penggunaan dana Covid - 19 yang ada di RSUD Lakipada karena mereka di sana tidak transparan kepada masyarakat," tambahnya.

Baca Juga

Tidak hanya itu Ferdy yang juga Ketua Lembaga Patriot Perjuangan Bangsa menduga pasien yang masuk dibeda-bedakan tergantung dari kedekatan mereka dengan orang RSUD Lakipadada.

"Saya melihat ada pasien (Covid-19) yang dirawat ada merasa puas dengan pelayanan dan ada juga yang merasa tidak diperhatikan (dikucilkan), mungkin tergantung dari pendekatan, kalau bagus pendekatannya ya diperhatikan," ujarnya.

Sampai berita ini diturunkan belum ada konfirmasi dari Plt Direktur RSUD Lakipadada dr Farma Lelepadang, PEDOMANMEDIA sudah berusaha menghubungi melalui sambungan seluler miliknya namun tidak direspon.

Penulis : Andarias Padaunan
Editor : Jusrianto
#Anggaran Covid-19 RSUD Lakipadada #RSUD Lakipadada #Kajari Tator
Berikan Komentar Anda