WAJO, PEDOMANMEDIA - Penantian rampungnya pembangunan Bendungan Paselloreng dan Bendung Gilireng, akhirnya terwujud. Itu setelah pemerintah pusat mengagendakan peresmiannya dalam waktu dekat ini.
Bahkan jika tak ada hambatan, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dijadwalkan datang langsung ke Bumi Lamaddukkelleng untuk melakukan peresmian ke salah satu bendungan terbesar di pulau Sulawesi.
Dari berbagai data dan sumber yang dihimpun, proyek strategis nasional ini, mulai dikerjakan pada 2015 lalu. Dan penyelelesainnya memang tengah digenjot beberapa bulan terakhir.
Bendungan ini bakal memiliki kapasitas tampung sekira 138 juta meter kubik. Luas genangan 169 hektar, dan ditarget bisa mengairi areal persawahan 8.510 hektar.
Bendungan Paselloreng yang dibangun dengan biaya sebesar Rp 771,69 miliar. Sementara, Bendungan Gilireng yang menggunakan anggaran Rp199 miliar yang berlokasi di Desa Arajang. Fungsinya sebagai pintu air yang akan mengairi lahan persawahan.
Jika sudah berfungsi secara maksimal, maka lahan persawahan di sekitar di Kecamatan Gilireng, Sajoanging, Penrang, dan sebagian Majauleng akan terairi. Dampaknya bisa meningkatkan produksi pertanian yang bermuara pada kesejahteraan petani dan warga.
Bukan hanya sektor pertanian, hadirnya bendungan ini juga berfungsi sebagai penyedia air baku, konservasi sumber daya air, dan pengembangan kawasan wisata.
Begitu pula Bendungan Paselloreng dan Gilireng bisa dimanfaatkan sebagai infrastruktur pengendali banjir wilayah hilir Sungai Gilireng sebesar 1.000 meter kubik per detik.
Manfaat lainnya akan mendukung pengembangan sektor perikanan air tawar dan pariwisata serta konservasi Sumber Daya Air pada kawasan green belt.
Bupati Wajo Amran Mahmud mengaku bersyukur dengan terealisasinya pembangunan ini. Menurutnya, dampak positif untuk jangka panjang akan terasa dalam mendukung berbagai program pemerintahan.
“Insya Allah akan banyak memberi manfaat untuk Wajo dengan kehadiran Bendungan Paselloreng dan Bendung Gilireng. Kita tentu patut berterima kasih kepada pemerintah pusat, dan singergitas semua pihak atas rampungnya pembangunan ini,” kata Bupati Wajo Amran Mahmud, Rabu (8/9/21).
BERITA TERKAIT
-
APBD-P Wajo 2026: Pendapatan Daerah Naik Rp90,9 Miliar
-
Bupati Andi Rosman Ungkap 4.785 Paket Proyek Sudah Berkontrak, Siapkan Rp358 M
-
Andi Rosman Rotasi 81 Pejabat: Ini Amanah, Jangan Main-main
-
Andi Rosman Minta Tim Sepakbola Wajo Tampil Optimal di Ajang Piala Gubernur Sulsel 2026
-
Panen Perdana di Desa Mario, Bupati Andi Rosman Bicara Tantangan Pertanian di Tengah Kekeringan