TATOR, PEDOMANMEDIA - Sejumlah camat dan lurah di Tana Toraja diperiksa terkait dugaan penyelewengan Dana Alokasi Umum (DAU) tahun 2019. Polisi masih menunggu hasil audit untuk menetapkan tersangka.
"Ia benar pak kami ada beberapa camat," ujar Camat Makale Letris Parubak saat dikonfirmasi PEDOMANMEDIA, Sabtu (11/09/2021/).
Letris membenarkan pemeriksaan itu terkait penggunaan DAU 2019. Hanya saja mereka mengaku bingung ketika masalah ini justru digiring ke ranah hukum karena anggaran tersebut sama sekali tak mereka terima.
"Saya juga bingung karena anggaran ini antara ada dan tiada. Baru anggarannya tidak ada masuk di kecamatan, na apa mau kami bikin," katanya.
Letris menjelaskan anggaran yang ada di masing-masing kecamatan tahun 2019 sebesar Rp420 juta per kelurahan. Rp420 juta ini sudah ada di bulan Januari sampai Desember. Sama sekali tidak ada dana tambahan yang masuk.
"Sementara ini kan DAU. Pada dasarnya namanya DAY tambahan ya bahasanya saja DAU tambahan," jelasnya.
Menurut Letris, hasil pemeriksaan tidak ada temuan sama sekali.
"Karena memang tidak ada uang yang kami terima, namun dari pihak keuangan mereka menganggap bahwa dana APBD itu sudah inklud dalam anggaran dana DAU tambahan," ucapnya.
Letris juga menjelaskan hasil pelatihan yang ia ikuti di Jakarta mewakili semua camat se-Tana Toraja, Menteri Keuangan menyampaikan bahwa DAU akan segera ditransfer. Artinya kata Betris, belum ada dana yang masuk. Baru akan ditransfer.
"Jadi di dalam petunjuk teknisnya disampaikan bahwa akan di transfer anggaran itu di bulan Mei dan Agustus, " ujarnya.
Sementara itu Kasat Resrim Polres Tana Toraja AKP Samsul Rijal yang dikonfirmasi membenarkan adanya pemeriksaan tersebut.
"Ia benar pak kami sementara melakukan pemeriksaan kepada seluru camat dan lurah yang ada di Tana Toraja terkait dengan penggunaan angarana dana Dana Alokasi Umum (DAU) tahun 2019," Katanya
Namun Samsul belum bisa memastikan apakah ada tersangka dalam kasus ini. Karena masih menunggu hasil audit dari Inspektorat.
"Kita masih menunggu hasil audit dari inspektorat dulu. Nanti kalau ada temuan baru kita lanjutkan," ujarnya.
BERITA TERKAIT
-
Polres Tator: Kasus Pembakaran Ekskavator di Kurra akan Terungkap, Pelaku Pasti Ditangkap
-
Kasus Pembakaran Ekskavator Naik ke Penyidikan, Polres Tator Segera Tetapkan Tersangka
-
Pemilik Ekskavator Ungkap Teror Sebelum Pembakaran: Saya Diancam Anak Pak Lurah
-
6 Bulan Kasus Pembakaran Ekskavator di Tator Mangkrak, Keseriusan Polisi Dipertanyakan
-
Kasus Pengancaman Wartawan Vs Kepala Lembang di Torut Berakhir RJ, Dimediasi VDB