TOP SEPEKAN: Pilu Gadis Bulukumba Ditinggal Pacar Usai Dinodai, Amran Ungguli SYL
Kisah pilu gadis Bulukumba menempati Top Sepekan di PEDOMANMEDIA. Kabar dari arena politik juga hangat.
BULUKUMBA, PEDOMANMEDIA - Kisah pilu gadis Bulukumba yang ditinggal kekasih usai kegadisannya direnggut menjadi berita top PEDOMANMEDIA pekan ini. Setelah itu disusul kabar dari panggung politik.
Hasil survei Index Indonesia yang menempatkan Amran Sulaiman sebagai cawapres paling kompetitif dari Indonesia Timur menempati rating pembaca cukup tinggi. Kami mengulasnya kembali untuk pembaca.
Kekasih Nikahi Gadis Lain
S (24) tak dapat menahan malu. Pria yang dia percayainya meninggalkan dirinya dan menikah dengan perempuan lain.
Padahal telah ada janji yang diikat keduanya, bahkan jadwal pernikahan telah disepakati kedua belah pihak keluarga diketahui satu kampung di Kecamatan Bontotiro. Mereka rencananya akan menggelar pernikahan seusai AZ (21) menyelesaikan pendidikan di bangku kuliah.
S mengaku, jika dia dan AZ pernah menjalin kasih. Dia bertemu saat kuliah di Makassar.
"Pacaran sama dia sudah 1 tahun 1 bulan. Suka duka kami telah lalu bersama," cerita S kepada wartawan saat ditemui di Polres Bulukumba, Selasa (7/9/2020).
Dia mengakui sang kekasih merupakan adik satu tingkat di bawahnya. Hubungan mereka telah direstui orang tuanya dan sering ke rumah Az di Kecamatan Bontobahari.
Berjalannya waktu, hubungan mereka masuk tahap serius. Orang tua sang kekasih bertemu dengan S, hanya saja orang tua AZ meminta untuk menyelesaikan studinya terlebih dahulu.
"Waktu itu orang tuanya bilang selesaikan dulu kuliahnya anakku (AZ) baru kita melamar. Bulan Agustus 2021 kemarin, sampai sekarang kabarnya sudah tidak ada," bebernya.
S mengatakan selama berpacaran dengan AZ. Dia selalu memberikan janji manis. Bahkan, keperawananya juga telah diserahkan dengan alasan akan menikahinya.
"Saya sudah berikan semuanya apa yang dia minta. Baik itu sejumlah uang, ponsel android hingga keperawananku sendiri dia renggut dengan janji akan menikahi saya," ungkapnya.
Setelah melakukan perbuatanya, AZ malah menghindar. Chat dan telepon sang perempuan tak direspons.
Dikatakan S, sejak bulan Agustus 2021 lalu, dirinya mendapat kabar jika kekasihnya itu akan menikah dengan perempuan lain.
"Tanggal 12 September 2021, AZ bakal menikah dengan perempuan lain. Padahal dia sudah berjanji akan menikah dengan saya. Bagaimana dengan saya yang telah dia nodai," pungkasnya.
Kasus ini kata S, telah dia laporkan ke Polres Bulukumba dengan kasus penipuan.
Siapa Representasi KTI?
Syahrul Yasin Limpo dan Amran Sulaiman menjadi representasi Indonesia Timur di Pilpres 2024. Berikut ini analisis politik kekuatan keduanya.
Pengamat politik Juanda H Alim melihat, SYL-Amran memiliki plus minus yang sepadan. Namun ada variabel yang membuat tingkat keterpilihan Amran bisa leading.
"Di Sulsel SYL unggul karena histori politiknya. Tapi di KTI Amran punya kans lebih. Ada faktor-faktornya," terang Juanda.
Jumat kemarin Index Indonesia dalam survei menempatkan Amran Sulaiman sebagai calon wakil presiden paling kompetitif dari luar Jawa. Amran menyisihkan dua tokoh utama KTI, Syahrul Yasin Limpo dan Anis Matta.
Survei ini menyorot kecenderungan pemilih di wilayah Papua, Maluku, Sulawesi dan Kalimantan dengan jumlah pemilih kurang lebih 30 juta orang.
Yang menarik, ada nama Amran Sulaiman dalam tiga besar cawapres dengan elektabilitas tertinggi. Amran hanya diungguli oleh Agus H Yudhoyono dan tokoh NU Muhaimin Iskandar.
Elektabilitas Amran ada di angka 9,3%. Amran bahkan unggul dari Mentan SYL dan Tito Karnavian.
Juanda melihat, variabel naiknya keterpilihan Amran karena rekan jejak saat menjabat Mentan. Amran dinilai mampu memberi porsi lebih pada program pertanian KTI kala itu.
"Dan ini histori politik yang menguntungkan dia. Timing-nya bagus," katanya.
Kedua, lanjut Juanda, sejauh ini belum muncul tokoh nonpolitik dari KTI. Di bagian ini, Amran unggul secara persepsi.
Karena ia dianggap merepresentasi elektoral nonpolitik.
Di mana sebut dia, tokoh nonpolitik kecenderungannya lebih diinginkan di posisi cawapres ketimbang tokoh politik.
"Ada kecenderungan di posisi cawapres ini lebih mendorong tokoh nonpolitik. Di sini Amran unggul atas SYL," paparnya.
Selain itu, sokongan pada Amran lebih merata pada semua elemen. Bukan saja kalangan sentralistik di bidang pertanian. Tapi juga pengusaha, hingga milenial.
Amran juga lebih kental sebagai representasi KTI ketimbang dalam lingkup Sulsel saja. Berbeda dengan SYL yang condong hanya mewakili Sulsel.
Menurut Juanda, Amran memiliki modal bagus menatap posisi cawapres.
"Secara finansial dia juga lebih siap," ujarnya.
Sementara itu, Jaunda memaparkan kans SYL. Kata dia, SYL unggul pada histori.
SYL juga memiliki pemilih riil yang lebih besar dari Amran. Hanya saja dengan embel embel Partai Nasdem, kans SYL di posisi cawapres cenderung lebih pipih.
"Karena itu tadi. Pemilih lebih menginginkan tokoh nonpolitik. Di sini SYL sulit," jelasnya.
"Nama lain yang juga menonjol sebagai calon wakil presiden adalah Tito Karnavian yang merepresentasikan Sumatera," jelasnya.
Hasil survei juga menunjukkan Amran Sulaiman bisa memberi efek elektoral signifikan jika dipasangkan dengan Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo.
Pada Anies, katanya, ketika dipasangkan dengan Andi Amran, elektabilitasnya naik menjadi 35,1 persen dari 30 persen sebelum berpasangan. Bahkan ketika berpasangan dengan Anies, posisi elektabilitas pasangan ini menduduki puncak keterpilihan paling besar.
Begitu pula dengan elektabilitas Ganjar yang naik menjadi 24,3 persen dari sebelumnya 23,8 persen.
Amran menurut survei memiliki tingkat akseptabilitas tinggi yakni 76,0 persen. Juga potensi elektabilitas hingga 34,2 persen dan paling elektabel dari seluruh figur yang berasal dari Kawasan Timur Indenesia (KTI) seperti Syahrul Yasin Limpo dan Anies Matta.
- 1
- 2
- 3
- 4
- 5
