Senin, 13 September 2021 18:28

Selain Molor, Musyawarah RKPDes Tea Musu Bone Hanya Dihadiri 1 Anggota BPD

Penyelenggaran RKPDes Tea Musu Bone.
Penyelenggaran RKPDes Tea Musu Bone.

Diketahui, Musyawarah RKPDesa bertujuan untuk menyusun perencanaan desa yang baik dan matang dalam menentukan pokok-pokok kebijakan arah pembangunan desa sehingga tercapai pemanfaatan potensi desa secara maksimal, efisien, efektif dan ekonomis dalam pembangunan desa menuju desa yang maju, mandiri dan sejahtera.

BONE, PEDOMANMEDIA - Selain waktu penyelenggaraan molor, Musyawarah Rencana Kerja Pembangunan Desa (RKPDes) dan Rembuk Stunting Desa Tea Musu Kecamatan Ulaweng, TA 2022 hanya dihadiri satu orang anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di Aula Kantor Desa setempat, Senin (13/9/2021).

Rembuk Stunting untuk perencanaan RKPDes Tahun Anggaran 2022 yang dijadwal sekitar pukul 09:00 Wita itu baru terlaksana sekitar pukul 11:07 Wita. Sementara Musyawarah Desa RKPDes Tahun Anggaran 2022 yang dijadwal sekitar pukul 10:30 Wita harus molor ke pukul 13:30 Wita.

Molornya pelaksanaan dua musyawarah disebut ditengarai oleh kemacetan di jalan poros Bone-Makassar tepatnya di Zhumpallabbu sehingga kendaraan dari arah Bone dan Makassar mengambil jalan pintas di Poros Jelloe Ulaweng, sehingga mengakibatkan kemacetan di jalur yang juga dilewati kendaraan yang ditumpagi peserta musyawarah dari kecamatan.

Baca Juga

"Mohon maaf karena terlambat, ada kemacetan di wilayah poros jalan Jelloe, mobil susah lewat, banyak kendaraan memutar lewat disana," ungkap Sekretaris Camat Ulaweng Aris saat tiba di kantor Desa Tea Musu disambut Kepala Desa Tea Musu Andi Budianti, Senin (13/9/2021).

Selain itu, mantan Sekretaris Camat Kecamatan Amali itu juga menyampaikan permohonan maaf lantaran Camat Ulaweng Andi Padauleng tidak sempat menghadiri dua musyawarah di Tea Musu karena ada agenda penerimaan kunjungan Kapolres Bone di Aula Kantor Camat Ulaweng.

Sementara terkait ketidakhadiran sejumlah anggota BPD Tea Musu di musyawarah desa pertama sejak pelantikan BPD belum diketahui secara pasti penyebabnya. Terpantau hanya satu anggota BPD hadir dari dusun Bola Mallimpoe dan satu anggota BPD lainnya disebut diwakili.

"Tidak tahu kenapa tidak hadir. Ditahu info karena sempat chat,"ungkap anggota BPD Tea Musu yang hadir, Adi.

Selain peserta musyawarah terlambat dan sejumlah anggota BPD yang tidak hadir, juga terpantau peserta musyawarah datang lebih awal yakni Kepala UPT PKM Ulaweng Andi Makkulasse dalam kegiatan Rembuk Stunting, Jajaran Petugas PKM wilayah desa, Imam Desa, Pendamping Desa, sejumlah Kadus dan Perangkat Desa.

Diketahui, Musyawarah RKPDesa bertujuan untuk menyusun perencanaan desa yang baik dan matang dalam menentukan pokok-pokok kebijakan arah pembangunan desa sehingga tercapai pemanfaatan potensi desa secara maksimal, efisien, efektif dan ekonomis dalam pembangunan desa menuju desa yang maju, mandiri dan sejahtera.

Penulis : Abustan Abiy
Editor : Jusrianto
#Pemdes Tea Musu #BPD Tea Musu #RKPDes Molor
Berikan Komentar Anda
Epaper
Cover Epaper
Populer