Selasa, 14 September 2021 06:35

Melihat Progres Pasar Tempe Wajo: Konsep Hijau, Jadi Percontohan Nasional

Bupati Wajo Amran Mahmud meninjau pembangunan Pasar Tempe.
Bupati Wajo Amran Mahmud meninjau pembangunan Pasar Tempe.

Pembangunan Pasar Tempe bersifat multiyears contract (MYC) yang direncanakan selesai pada akhir 2021 ini. Menghabiskan Rp45 miliar.

WAJO, PEDOMANMEDIA - Pasar Tempe Kabupaten Wajo dirancang dengan konsep ramah lingkungan. Menjadi yang pertama di KTI dan akan jadi percontohan nasional.

"Masyarakat Kabupaten Wajo, khususnya pedagang Pasar Tempe, patut bangga karena bangunan Pasar Tempe yang sementara dibangun ini masuk spesifikasi bangunan hijau yang pertama di Indonesia timur dan menjadi percontohan nasional," ucap Bupati Wajo Amran Mahmud saat meninjau progres Pasar Tempe kemarin.

Pasar Tempe mulai dibangun pada 12 April 2021. Bangunan ini nantinya akan ada dua lantai yang dilengkapi beberapa fasilitas. Seperti parkir yang bisa memuat kurang lebih 400 kendaraan roda dua dan empat, food court, musala, hingga taman bermain.

Baca Juga

"Mari kita semua berdoa agar pembangunan Pasar Tempe tidak ada kendala sehingga pembangunan bisa selesai tepat waktu dan segera dimanfaatkan oleh masyarakat," ucap Amran.

Amran juga berharap Pasar Tempe nantinya akan mampu mendorong pengembangan sektor ekonomi sehingga mendukung program pemulihan ekonomi nasional.

"Pembangunan Pasar Tempe ini merupakan salah satu bentuk perhatian dari pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian PUPR. Untuk mengembalikan fungsi Pasar Tempe pasca kebakaran Agustus 2019 lalu agar kembali ke posisi semula dengan keadaan yang lebih baik. Selain itu, juga merupakan salah satu upaya rangka pemulihan ekonomi nasional," ujarnya.

Amran menyampaikan terima kasih kepada Anggota DPR RI, Andi Iwan Darmawan Aras (AIA) dan Hamka B. Kadi yang mengawal sehingga pembangunan Pasar Tempe bisa terlaksana.

"Terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dan berkontribusi sehingga pembangunan Pasar Tempe ini bisa terlaksana. Khususnya kepada pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat serta Anggota DPR RI Andi Iwan Darmawan dan Hamka B. Kadi," ujarnya.

Sekadar diketahui, pembangunan Pasar Tempe bersifat multiyears contract (MYC) yang direncanakan selesai pada akhir 2021 ini. Menghabiskan Rp45 miliar dengan PT Delima Agung Utama selaku pelaksanaan konstruksi.

Bangunan Pasar Tempe berdiri di atas lahan eks pasar lama dengan luas tanah 8.642 meter persegi, total luas bangunan 9.777 meter persegi, dan luas bangunan gedung di atas 5.000 meter persegi. 

Pembangunan ini merupakan upaya dalam mewujudkan pasar rakyat yang laik fungsi dan dapat memenuhi aspek keamanan, kesehatan, kenyamanan, dan kemudahan, sekaligus menjadikan Pasar Tempe sebagai pionir bangunan gedung hijau pasar yang ramah lingkungan di Indonesia timur.

Penulis : Andi Erwin
Editor : Muh. Syakir
#Bupati Wajo Amran Mahmud #Pasar Tempe Wajo
Berikan Komentar Anda
Epaper
Cover Epaper
Populer