Senin, 16 Januari 2023 15:25

Ditarget Rampung Tahun ini, Pasar Tempe Wajo Diharap tak Mangkrak Lagi

Proyek Pasar Tempe Wajo yang tengah dalam pengerjaan.
Proyek Pasar Tempe Wajo yang tengah dalam pengerjaan.

BPKP menemukan banyak problem finansial dalam proyek Pasar Tempe.

SENGKANG, PEDOMANMEDIA - Masyarakat menaruh harapan besar agar proyek Pasar Tempe Kabupaten Wajo dapat terwujud sesuai harapan. Pemerintah diharapkan memberi intervensi agar proyek tak lagi mangkrak.

"Kami harapkan ada pengawasan yang lebih ketat terhadap kinerja pelaksana proyek. Jangan sampai mangkrak lagi seperti dulu," ucap seorang warga Tempe, Andi Baso Syamsualam, Senin (16/1/2023).

Harapan ini bukan tanpa alasan. Pasalnya proyek ini sudah dipenuhi masalah sejak awal pembangunannya. Sempat mangkrak, proyek juga nyaris tak dilanjut karena kisruh rekanan.

Baca Juga

BPKP menemukan banyak problem finansial dalam proyek Pasar Tempe. Mulai dari soal pemasangan sejumlah tiang hingga pembesian yang dinilai tidak sesuai spesifikasi. Sehingga untuk pembangunan lanjutan proyek direkomendasikan untuk diadakan pembongkaran sejumlah titik.

Sekretaris Dinas Perindagkop dan UKM Muhammad Tahir Tajang sebelumnya mengungkapkan kalau terkait pembangunan Pasar Tempe akan dilanjutkan lagi setelah sebelumnya sempat disetop karena ada temuan BPKP. Pembangunan pasar dengan anggaran Rp41,2 miliar ini ditargetkan rampung pada Mei 2023 mendatang.

"Pihak Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) telah melakukan pemutusan kontrak dengan penyedia sebelumnya berdasarkan hasil audit BPKP. Dan tahun ini telah dilakukan lelang ulang untuk melanjutkan pembangunan dengan anggaran Rp 41,2 miliar," katanya.

Tahir menyebut pemutusan kontrak diketahuinya melalui surat yang dikirimkan oleh Kementerian PUPR melalui Kepala Balai Prasarana Wilayah Sulsel. Keputusan itu kewenangan penuh dari Kementerian PUPR

Sementara Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Satuan Kerja (Satker) Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Sulawesi Selatan telah bertemu Bupati Wajo, Amran Mahmud beberapa waktu lalu. Ia memastikan kelanjutan proyek ini

"Kita sudah lakukan tender ulang, dan tender untuk lanjutan pembangunan Pasar Tempe ini akan dikerjakan oleh PT. Djasa Ubersakti dengan nilai kontrak Rp41,2 miliar. Adapun kontraknya multiyears dan berakhir pada bulan Mei 2023 tahun depan," sebut PPK Satker BPPW Reno Bayuaji.

Disinggung soal adanya beberapa rekomendasi yang sebelumnya menjadi temuan pihak BPKP, Reno Bayuaji masih enggan memberikan tanggapan terlalu jauh.

Sementara, Bupati Wajo, Amran Mahmud menyampaikan rasa syukur atas dilanjutkannya pembangunan Pasar Tempe ini. Ia mengaku bahwa beberapa waktu yang lalu, dirinya telah menemui Kepala BPPW Sulsel di Makassar.

“Memang Bapak Kepala Balai menjanjikan akan segera melanjutkan pembangunan dalam waktu dekat. Alhamdulillah, kita bersyukur sudah dimulai pembangunan Pasar Tempe kembali," ujarnya.

Amran Mahmud pun menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat atas pembangunan Pasar Tempe ini melalui BPPW Sulsel. Begitu juga kepada Kementerian Perdagangan atas rekomendasi untuk pembangunannya, serta seluruh pihak yang telah membantu dan mendukung pembangunan Pasar ini.

"Secara khusus kami juga menyampaikan terima kasih kepada Bapak Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Andi Iwan Darmawan Aras dan Anggota Komisi V DPR RI, Hamka B. Kady atas bantuannya mengaspirasikan dan memperjuangkan pembangunan Pasar Tempe ini," jelasnya.

Amran meminta kepada seluruh masyarakat dan jajaran Pemkab Wajo untuk turut mendukung pembangunan Pasar Tempe ini.

"Kita berharap, melalui Pasar Tempe ini nantinya akan bida dirasakan manfaatnya oleh masyarakat sekaligus mendukung upaya pemulihan dan pembangunan perekonomian Kabupaten Wajo," pungkasnya.

Penulis : Andi Erwin
Editor : Muh. Syakir
#Pasar Tempe Wajo
Berikan Komentar Anda