Selasa, 14 September 2021 17:41

Di Bimtek OSS RBA, Ombas: Semoga Sinergitas Pelaku Usaha dan Pemerintah Daerah Terwujud

Ombas saat menghadiri Bimtek perizinan pelaku usaha.
Ombas saat menghadiri Bimtek perizinan pelaku usaha.

Yohanis Bassang juga menegaskan jika ada oknum yang mempersulit perizinan, silahkan melaporkan langsung kepada dirinya.

TORUT, PEDOMANMEDIA - Bupati Toraja Utara Yohanis Bassang membuka Sosialisasi Penyelenggaraan Perizinan Berusaha berbasi Online Single Submission Risk Based Approach (OSS RBA), Selasa (14/9/2021). Ia berharap pertemuan ini bisa menghasilkan sinergitas antar pelaku usaha dan pemerintah.

"kita patut bersyukur, karena pada hari ini kita dipertemukan. Di tengah pandemi ini, kita dituntut untuk menumbuhkan kembali perekonomian yang terpuruk akibat pandemi Covid-19," ungkapnya.

Dengan adanya sosialisasi dan bimtek ini dapat menciptakan kesepahaman dan sinergitas antara pelaku usaha dengan pemerintah daerah.

Baca Juga

"Dengan adanya kerjasama yang baik, kita mampu bersama-sama untuk meningkatkan kembali perekonomian di daerah kita," jelas Ombas sapaan karibnya.

Ia berharap agar pelaku usaha mampu memujudkan budaya malu.

"Untuk merubah mindset atau pola pikir memang susah, tidak semudah membalikkan telapak tangan. Ingat,  tidak ada sesuatupun yang berhasil jika tidak menerapkan kedisiplinan. Melalui kesempatan ini, saya harapkan kepada seluruh pelaku usaha agar tmenerapkan budayakan Malu, dimana Malu parkir sembarangan, Malu buang sampah sembarangan, malu tidak taat membayar pajak, mari kita bersama saling menghargai," tegasnya.

Yohanis Bassang juga menegaskan jika ada oknum yang mempersulit perizinan, silahkan melaporkan langsung kepada dirinya.

"jika ada pelaku usaha yang dipersulit dalam mengurus perizinan dan lainnya, silahkan adukan langsung kepada saya, bisa melalui telpon atau datang langsung di kediaman saya. Kedepannya saya akan membuat peraturan tentang pelaku usaha khususnya untuk para kontraktor, bahwa pelaku usaha kontraktor haris mempunyai perusahaannya sendir, tidak lagi pinjam meminjam CV atau PT orang lain," tutup Yohanis Bassang.

Ditemui disela-sela kegiatan bimtek, Kepala Dinas Penanaman Modal Terpadu Satu Pintu Mulyati Tikupadang menuturkan bahwa kegiatan ini berlangsung dengan penerapan protokol kesehatan dengan jumlah peserta dibagi menjadi 7 angkatan.

"kegiatan bimtek ini kita bagi menjadi 7 kelompok, sehingga waktu pelaksanaannya menjadi tujuh hari, tetapi tidak berurutan. Dengan pembagian kelompok ini, penerapan portokol kesehatan dapat diterapkan sehingga tidak menimbulkan cluster Covid-19," jelasnya.

"Bimtek ini bertujuan agar seluruh pelaku usaha mendapatkan pemahaman dan pengetahuan, sehingga didalam melaksanakan ketentuan-ketentuan yang dipersyaratkan agar lebih mudah di lakukan dalam perizinan usaha berbasis online. Untuk perizinan semuanya gratis, kecuali retribusi yang telah diatur di Perda," pungkasnya.

Editor : Jusrianto
#Pemkab Torut #Pelaku Usaha
Berikan Komentar Anda
Epaper
Cover Epaper
Populer