Kamis, 16 September 2021 08:56

Kasus Landai tapi Muncul Lagi Varian Mu, Menkes: Tak Perlu Panik

Ilustrasi (int)
Ilustrasi (int)

Mutasi Corona akan terus berkembang. Proses adaptasi sosial harus dilakukan agar masyarakat belajar hidup berdampingan dengan Covid.

JAKARTA, PEDOMANMEDIA - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan, tak perlu terlalu panik dengan munculnya mutasi baru Corona. Kuncinya, disiplin prokes agar bisa mencegah varian baru ini.

"Makanya level PPKM tetap diberlakukan per zona. Ini untuk mencegah mobilitas yang terlalu tinggi," terang Menkes.

Menkes menegaskan, mutasi Corona akan terus berkembang. Karena itu, proses adaptasi sosial harus dilakukan agar masyarakat mulai belajar hidup berdampingan dengan Covid.

Baca Juga

"Mau tidak mau ini akan kita lewati. Dalam prosesnya pandemi akan jadi endemi. Dan kita dituntut beradaptasi," katanya.

Menkes sebelumnya menyebut dari semua indikator, Indonesia mengalami penurunan kasus Corona cukup drastis. Jika trend ini bisa dijaga, maka sebentar lagi kita akan menuju ke level 1.

"Insyaa Allah kita menuju ke level 1. Semua indikantor menunjukkan kemajuan menggembirakan," terang Menkes.

Menkes membeberkan beberapa indikator

kemajuan itu. Di antaranya penambahan kasus harian sudah di angka 5.000 per hari. Kondisi ini jauh menurun dibanding pada Juli dan Agustus lalu yang mencapai 20.000 kasus.

Sementara yang dirawat inap di RS secara harian sudah di bawah 20 ribu. Rata-rata 7 harinya masih 20 ribuan. Tren ini lebih rendah dari angka yang dirawat di RS sebelum Lebaran.

Tren yang sama juga terjadi di kasus kematian akibat Corona. Budi mengatakan tren kematian menurun drastis.

Terakhir angka kematian hariannya ada di angka 270 rata-ratanya. Ini jauh menurun dibanding Juli dan Agustus yang menyentuh angka 2.000 kematian per hari.

Budi juga mengatakan Indonesia sudah mengalami penurunan level beberapa indikator di WHO baik terhadap kasus penularan, kematian ataupun positivity rate. Dia berharap indikator itu bisa turun level 1.

Dari 6 indikator WHO, untuk kasus konformasi itu sudah masuk ke level 1, jadi level yang paling baik di bawah 20 kasus konformasi per 100 ribu penduduk per minggu. Baik untuk rawat inap dan kematian secara nasional jg sudah turun masuk ke level 2.

Editor : Muh. Syakir
#Menkes Budi Gunadi Sadikin #Mutasi Corona #Covid-19
Berikan Komentar Anda
Epaper
Cover Epaper
Populer