Rabu, 22 September 2021 07:47

LPG 3 Kg Langka di Toraja, Diduga Ada Penimbunan

Ilustrasi (int)
Ilustrasi (int)

Di kios-kios eceran, LPG 3 kg hilang sejak sepekan. Penjual eceran mengaku hanya mendapatkan seperdua dari jatah biasanya.

TORUT, PEDOMANMEDIA - Ketersediaan gas LPG 3 kilogram di Tana Toraja dan Toraja Utara mengalami kelangkaan dalam beberapa hari terakhir. Masyarakat menduga ada penimbunan di tingkat penyalur.

"Sepertinya ini ada yang sengaja menimbun gas. Kenapa bisa tiba-tiba langka. Sudah berapa hari ini kami kesulitan gas 3 kg. Sampai harus antre berjam-jam," ujar Andri, salah seorang warga Tator kepada PEDOMANMEDIA, selasa (21/9/2021).

Menurut Andre, di kios-kios eceran, LPG 3 kg hilang sejak sepekan. Penjual eceran mengaku hanya mendapatkan seperdua dari jatah biasanya. Sehingga masyarakat harus antre berhari hari.

Baca Juga

"Bahkan banyak masyarakat yang tidak dapat. Ada juga beberapa kios terpaksa menaikkan harga karena barang langka," ucapnya.

Seorang warga Torut lainnya mengaku sudah tiga hari tidak mendapatkan LPG 3 kg. Ia terpaksa memasak dengan kayu bakar.

"Saya juga antre kemarin tapi sudah kehabisan di kios. Katanya tidak ada barang yang masuk. Nda tau juga ini kenapa bisa begitu. Padahal biasanya banyak," ujarnya.

Keluhan yang sama juga disampaikan pemilik kios. Mereka mengaku tak bisa apa-apa. Jatah yang mereka dapat sangat terbatas. Bahkan berkurang sepertiga dari hari-hari biasa.

Kelangkaan LPG 3 kg terjadi di Tana Toraja mau pun di Toraja Utara. Beberapa agen dan penyalur diduga sengaja menahan barang hingga memicu gejolak di masyarakat.

Salah satunya PT Herman Tambing. Agen penyalur gas LPG ini enggan memberi keterangan terkait kelangkaan itu. Saat ditemui kemarin, pemilik agen mengusir wartawan dan mengaku lagi sibuk.

"Mana surat tugasnya, maaf ya saya lagi sibuk jadi saya minta sekarang kita pulang saja," ketusnya.

Penulis : Andarias Padaunan
Editor : Muh. Syakir
#LPG 3 KG #Torut #Tator
Berikan Komentar Anda