Muh. Syakir : Minggu, 26 September 2021 09:28
Ilustrasi (int)

MAKASSAR, PEDOMANMEDIA - Kalangan pengusaha di Kota Makassar mulai merasakan dampak positif kian longgarnya PPKM. Mereka yakin situasi ini akan berangsur pulih dalam dua bulan mendatang.

"Iya saya kira kita berasakan efek positifnya. Sisa bagaimana ini agar tidak ada lagi PPKM. Karena saat kasus naik dan PPKM berlaku sangat terasa dampaknya," ujar Ryadi, pengusaha rumah makan kepada PEDOMANMEDIA, Ahad (26/9/2021).

Ryadi yakin dalam dua bulan situasi ekonomi akan membaik. Terutama usaha-usaha di sektor padat karya.

Ryadi mengatakan, seharusnya PPKM memang tidak perlu terlalu jauh membatasi aktivitas usaha. Cukup dengan menerapkan prokes ketat.

"Kalau jam operasi yang dibatasi riskan sekali. Jadi dampaknya terasa sekali," ucapnya.

Menurut Ryadi, selama PPKM, sektor usaha kehilangan waktu operasi yang hampir setengah dari hari-hari normal. Artinya, dalam hitung-hitungan ekonomi, ini telah memangkas setengah dari pendapatan normal.

"Wajar kan kalau banyak karyawan dirumahkan. Mau apa lagi. Pendapatan turun. Untuk menyelamatkan usaha ya harus PHK," ungkapnya.

Ryadi juga menilai PPKM membuat interaksi usaha melambat. Banyak sektor terpaksa menurunkan produktivitas karena pembatasan yang terlalu mengekang.

Kritik Ekonom Soal PPKM

Ekonom menilai kebijakan ini akan lambat laun mematikan banyak sektor. Ini adalah kematian perlahan.

"Dampaknya sangat konkret. Ekonomi kita semakin melambat," jelas pengamat ekonomi Sjamsul Ridjal, dalam keterangan tertulis beberapa waktu lalu.

Menurut Sjamsul, jika situasi seperti ini berkepanjangan, efeknya akan sampai titik paling mematikan. Yakni terhentinya denyut perekonomian di semua sektor.

"Ini namanya kematian perlahan pada ekonomi. Ingat, ekonomi mati semua mati," jelas Sjamsul.

Karena itu kata Sjamsul, pemerintah harus berpikir lebih orientatif. Agar kebijakan itu tidak sekadar berorientasi pada upaya menekan pandemi. Tapi juga menyelamatkan ekonomi.

Kota Makassar memperpanjang kebijakan PPKM level 4 hingga 20 September 2021. Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto mengatakan, PPKM masih harus diterapkan dua pekan ke depan karena situasi pandemi belum benar benar landai. Namun begitu, kurva kasus sudah makin menyusut.

"Kita jaga ini agar mobilitas warga dikontrol. Kurva kasus sudah menurun tapi PPKM level 4 ini penting. Diberlakukan untuk mempersempit potensi penyebaran," jelas Danny, Rabu (8/9/2021).