Muh. Syakir : Rabu, 29 September 2021 10:31
Wabup Torut Frederik V Palimbong memberi keterangan soal even Toraja Highland Festival.

TORUT, PEDOMANMEDIA - Toraja Highland Festival akan digelar pada 4 hingga 10 Oktober 2021. Even ini menjadi momentum kebangkitan UMKM dan mengembalikan denyut pariwisata Toraja.

Wabup Toraja Utara Frederik V Palimbong, mengatakan, even ini akan menjadi tonggak awal bangkitnya kembali pariwisata Toraja setelah pandemi hampir 2 tahun. Karena itu ia berharap even ini diselenggarakan dengan persiapan matang.

"Tiap even yang dilaksanakan harus direncanakan secara maksimal. Agar memberi dampak bagi pelaku UMKM dan pariwisata di Toraja Utara," katanya.

Even ini sedianya akan dihadiri Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan. Panitia kata Frederik masih menunggu konfirmasi kehadiran Luhut.

"Tentu apabila beliau hadir dapat memberikan feedback baik bagi kabupaten ini. Terutama dalam pengembangan aksesibilitas di bidang pariwisata," jelas Frederik.

Senada yang diutarakan oleh, Wakil Bupati Toraja Utara, Ketua DPC Masata Toraja Utara, Damayanti Batti mengungkapkan, tujuan kegiatan ini adalah untuk menggairahkan kembali kegiatan pariwisata di Kabupaten Toraja Utara dengan sasaran bagaimana meningkatkan sektor perekonomian di bidang UMKM.

Menurut Damayanti, Toraja Highland Festival akan diisi berbagai kegiatan. Meliputi kegiatan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tanggal 04 Oktober, lalu Seminar Nasional tanggal 5 Oktober di Misliana Hotel dan vaksinasi sebanyak 5.000 dosis yang dipusatkan di Lapangan Bakti Rantepao.

Sementara Pekan Raya Toraja meliputi pemeran & bincang santai UMKM, pameran & klinik fotografi tanggal 4-10 Oktober di Lapangan Bakti Rantepao. Ada juga lomba fotografi tingkat nasional kategori lomba foto wisata, kompetisi blog wisata, lomba fotografi lokal meliputi lomba foto wisata dan kompetisi vlog, experiental learning / TOT Outbound tanggal 4-5 Oktober di Buntu Pempon.

"Kegiatan ini akan menerapkan protokol kesehatan dan dibatasi hanya 200 orang dengan sistem shift 10 in dan 10 out," jelasnya.