Jumat, 01 Oktober 2021 22:09

Nilai Ekspor Sulsel Per Agustus 2021 Naik Rp1,6 Triliun

Data BPS Provinsi mencatat kenaikan nilai ekspor Sulsel (int)
Data BPS Provinsi mencatat kenaikan nilai ekspor Sulsel (int)

Berdasarkan berita resmi statistik (BRS) Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulsel, Nilai ekspor Sulsel itu tercatat sebagai nilai ekspor tertinggi selama 2021.

MAKASSAR, PEDOMANMEDIA - Nilai Ekspor Sulawesi Selatan diakui terus menguat, tercatat sejak Juli-Agustus peningkatan nilai ekspor Sulsel naik menguat hingga mencapai US$ 115,81 juta atau sekitar Rp1,6 Triliun.

Berdasarkan berita resmi statistik (BRS) Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulsel, Nilai ekspor Sulsel itu tercatat sebagai nilai ekspor tertinggi selama 2021.

BPS mencatat, jika dibandingkan Juli 2021 ekspor bulan Agustus 2021 meningkat 8,22 persen, dari US$ 107,01 juta naik menjadi US$ 115,81 juta.

Baca Juga

Sementara jika dibandingkan dengan bulan yang sama di tahun 2020 lalu, juga mengalami kenaikan 4,74%. Nilai ekspor Agustus 2020 mencapai US$ 110,57 juta.

Kenaikan itu diketahui ditunjang oleh lima kelompok komoditas ekspor utama Provinsi Sulawesi Selatan, data BPS mencatat dari Januari - Agustus 2021 sejumlah komoditas yang laris dipasaran ekspor adalah Nikel (69,46 persen); Biji-Bijian Berminyak (8, 84 persen); Garam, Belerang, dan Kapur (6,07 persen); Besi dan Baja (3,97 persen); Ikan dan Udang (3,07 persen); serta Lak, Getah dan Damar sebesar (2,12 persen).

Sementara berdasarkan negara tujuan ekspor Sulsel, Jepang menjadi negara eksportir terbesar Provinsi Sulsel yakni sebesar (80,19 persen) disusul Tiongkok (14,20 persen); Korea Selatan (1,59 persen); Taiwan (1,57 persen); dan Australia sebesar 0,98 persen.

Menanggapi hal itu, Plt. Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman merasa senang dengan nilai ekspor yang terus meningkat. Apalagi dengan tingginya nilai ekspor itu, akan berpengaruh besar terhadap upaya pemulihan ekonomi di tengah kondisi pandemi Covid-19.

"Alhamdulillah, nilai ekspor untuk bulan Agustus 2021 sebesar US$ 115,81 juta (US$ 1 = Rp 14.294) atau sekitar Rp 1,6 Triliun. Dan mengalami kenaikan 8,22% dari nilai bulan Juli 2021 (M-to-M) dan mengalami kenaikan pula 4,74% dari nilai ekspor Agustus 2020 (Y-on-Y)," kata Andi Sudirman, Jum'at (1/10/2021).

Pemprov Sulsel, kata dia, terus mendorong upaya kemudahan para pelaku-pelaku usaha atau eksportir. Terlebih lagi, dirinya pun juga telah melakukan pertemuan dengan para eksportir di Sulsel pada bulan September 2021 lalu.

"Kita terus dorong agar ada kemudahan bagi para eksportir. Sehingga volume ekspor meningkat, yang akan berpengaruh terhadap perekonomian masyarakat dan upaya pemulihan ekonomi," jelasnya.

Sementara nilai impor Provinsi Sulawesi Selatan pada Agustus 2021 sebesar US$ 47,31 Juta. Nilai itu mengalami penurunan sebesar 23,12% dibandingkan dengan impor Juli 2021 sebesar US$ 61,54 Juta.

Terpisah, Kepala BPS Sulsel, Suntono mengakui nilai ekspor Sulsel yang kian meningkat. "Meningkatnya nilai ekspor sepanjang tahun 2021 didorong oleh meningkatnya permintaan dari negara pengimpor produk dari Sulawesi Selatan, selain adanya perbaikan kondisi ekonomi di negara mitra dagang Sulawesi Selatan (negara pengimpor)," jelasnya.

Editor : Muh. Chaidir
#Pemprov Sulsel #Komoditas ekspor Sulsel #Plt Gubernur Sulsel
Berikan Komentar Anda