MAKASSAR, PEDOMANMEDIA - Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Kantor Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Senin (4/10/2021). Danny berbicara banyak hal. Dari suasana kerja hingga rencana mutasi.
Tiba di sana, Danny langsung memantau sejumlah ruang kerja. Lalu ia membuka beberapa dokumen dan mencermatinya satu persatu.
Setelah itu berkeliling dan memantau lampu penerang di ruang pelayanan.
"Suasananya kurang nyaman ini. Lampunya kenapa remang-remang. Nda bagus suasana kerjanya kalau begini," terang Danny.
Menurut dia, suasana kerja yang nyaman harus didukung oleh fasilitas yang memadai. Dengan begitu capaian kinerja juga akan lebih baik.
"Kalau begini kan nda nyaman. Pantas pendapatannya juga kurang bagus. Ini harus diperbaiki ya," ucapnya di hadapan para pegawai.
Danny mengatakan, Bapenda adalah unit kerja yang punya peran vital. Kinerja keuangan daerah dan pendapatan banyak bergantung pada Bapenda. Tapi dalam setahun terakhir, Bapenda mengalami penurunan kinerja.
"Anjlok kinerjanya setahun ini. Pendapatan daerah juga jadi turun," ketusnya.
Karena itu, OPD ini harus dimaksimalkan fungsinya. Salah satunya dengan melakukan restrukturisasi total.
"Kita akan rombak total ini. Cara kerjanya harus lebih baik. Harus diubah. Makanya perlu kita lakukan resetting," kata Danny.
Danny mengatakan, mutasi di tubuh Bapenda akan dilakukan secepatnya. Ia akan mengganti beberapa posisi strategis termasuk kepala badan.
Danny mengaku akan menempatkan orang orang yang punya kompetensi di OPD ini. Tujuannya agar target PAD 2022 bisa direalisasikan.
"Ini tidak mudah. Kita mau 2022 PAD Makassar Rp1,8 triliun. Sekarang kita Rp1,3 triliun. Jadi harus kerja keras ini," katanya.
BERITA TERKAIT
-
Kalapas Makassar Sidak Blok Hunian Warga Binaan, ini Hasilnya
-
Bapenda Makassar Pamer Prestasi: Optimistis PAD 2025 Tembus Rp2 Triliun
-
Bapenda Makassar Optimistis Raup PAD Rp2 Triliun di Akhir 2025
-
Viral Pegawai Bapenda Makassar Kampanyekan INIMI, Pjs Wali Kota Diminta Selidiki
-
Hadir di F8 Makassar, Bapenda Gandeng BI Permudah Layanan Pembayaran PBB