Muh. Chaidir : Rabu, 06 Oktober 2021 12:13
Pengambilan Sumpah Jabatan Ketua DEIT Sulsel di Aula Patingaloang, Rujab Gubernur Sulsel Rabu 6 Oktober 2021. (Ist)

MAKASSAR, PEDOMANMEDIA - Ketua Dewan Ekonomi Indonesia Timur (DEIT) Provinsi Sulsel terpilih H La Tunreng dan pengurus secara resmi dilantik di Baruga Patingaloang, Rujab Gubernur Sulsel, Jalan Sungai Tangka, Rabu (6/10/2021).

Pelantikan mengangkat tema "Sinergitas Dunia Usaha Bersama Pemerintah Mendorong Pertumbuhan Ekonomi di Tengah Pandemi". Pengurus DEIT Sulsel yang dilantik diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Ketua DEIT Pusat Annar Sampe Toding dalam sambutannya berharap DEIT Sulsel bisa menjadi episentrum ekonomi dan budaya di Wilayah Timur Indonesia.

Annar yang juga Owner PT Sulwood Group berharap keberadaan DEIT bisa menjadi lokomotif pergerakan pengusaha-pengusaha daerah untuk bisa bersaing dengan pengusaha-pengusaha nasional lainnya.

“Pengusaha daerah jangan mau kalah dengan pengusaha-pengusaha nasional. DEIT sudah membuka peluang usaha dengan mengelola aset-aset BUMN. Ini bisa jadi kekuatan baru pengusaha dari Indonesia timur,” kata dia.

Sementara itu Ketua DEIT Sulsel, H La Tunreng mengucapkan terima kasih atas kepercayaan semua pihak dan anggota atas amanah yang diberikan padanya memimpin DIET Sulsel.

"Apresiasi setinggi-tingginya saya sampaikan kepada Bapak Annar Sampetoding beserta seluruh Jajaran Dewan Ekonomi Indonesia Timur yang telah memberikan kepercayaan kepada Saya dan Seluruh Jajaran Pengurus untuk mengelola program dan kegiatan Dewan Ekonomi Indonesia Timur di Provinsi Sulawesi Selatan," ujarnya

Menurutnya Provinsi Sulawesi Selatan adalah motor penggerak utama perekonomian wilayah Indonesia Timur. Artinya jika perekonomian Sulawesi Selatan meningkat, maka perekonomian Indonesia Timur juga otomatis akan terdongkrak. Dan jika perekonomian Sulawesi Selatan berhenti, maka perekonomian Indonesia Timur melamban.

Lanjut Latunreng, harus diakui masih ada banyak pekerjaan rumah kita para pelaku usaha di Sulawesi Selatan untuk bisa berbuat lebih banyak dan bermanfaat bagi perkembangan Indonesia Timur ke depan. Jangan sampai dalam lima atau sepuluh tahun, hanya bisa menyesal menyaksikan seluruh sumber daya Indonesia Timur tereksploitasi namun hasilnya tidak sedikitpun dirasakan oleh masyarakat. 

"Olehnya di sinilah Dewan Ekonomi Indonesia Timur Provinsi Sulawesi Selatan akan hadir mengisi. Kami akan hadir sebagai rumah bagi para pelaku usaha besar ataupun kecil untuk menjadi lokomotif mendorong provinsi Sulawesi Selatan sebagai provinsi terdepan dan mengambil peran utama sebagai motor/ roda penggerak perekonomian Indonesia TImur," tukasnya. (rls)

Berikut Struktur Organisasi DEIT Sulsel:

Ketua Umum: Drs H. La Tunreng, MM

Wakil Ketua Umum Kelembagaan Organisasi dan Media: Wilson Abdullah

Wakil Ketua Umum Perekonomian: Budy SetiawanW

Wakil Ketua Umum Bidang Maritim dan Sumber Daya: Haris Hody

Ketua Bidang Kelembagaan, Organisasi dan Media: Andi Rais Petta Paladeng

Ketua Bidang Hukum: M. Syahrir Siregar, SH, MH

Ketua Ketenagakerjaan: Riman S. Duyo

Ketua Bidang Kesehatan: dr Salwa Mochtar M.Kes

Ketua Bidang Pembangunan Daerah Tertinggal: Andi Sri Rahayu Usmi

Ketua Bidang Investasi dan Luar Negeri: Rachmat Idris Manggabarani

Ketua Bidang Sosial: Mustafa Arsyad

Ketua Bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif: Arwan Tjahjadi

Ketua Bidang Perdagangan: Johansyah Haruna

Ketua Bidang Perindustrian: Muhammar Muhayang

Ketua Bidang Koperasi dan Usaha Kecil Menengah: Muhammad Nur

Ketua Bidang Keuangan dan Pajak: Iviet Ikasari

Ketua Bidang Komunikasi dan Informatika: Fredrich Kuen

Ketua Bidang Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi: Abdul Kadir Lakkuru

Ketua Bidang Pertanian: Ardi Lunrang

Ketua Bidang Perhubungan: Basri Zain

Ketua Bidang Lingkungan Hidup dan Kehutanan: Kamaruddin Wahab

Ketua Bidang Kelautan dan Perikanan: Pety Fatimah

Ketua Bidang Energy dan Sumber Daya Mineral: Yunan Yunus Kadir

Ketua Bidang Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat: Rahman Rivai

Ketua Bidang Badan Usaha Milik Negara dan Badan Usaha Milik Daerah: Tony M. Pahlevi.