TORUT, PEDOMANMEDIA - Kuasa hukum korban pelecehan seksual bocah 8 tahun (G) Jerib R Talebong meminta ketegasan penyelidikan oleh Polres Toraja Utara (Torut) kepada pelaku. Pelaku diketahui bekerja sebagai penjual lemari keliling.
"Yang perlu disini adalah ketegasan penyidik Polres Torut terkait laporan polisi yang dilaporkan oleh saudara EP terkait tentang pelecehan seksual yang dialami oleh anaknya," kata Jerib, Selasa (27/10/2020).
Jerib juga meminta kepada pihak Polres Torut agar kasus ini bisa diprioritaskan dengan baik untuk secepatnya dilimpahkan ke kejaksaan.
"Kami sebagai kuasa hukum keluarga tidak menginginkan yang bersangkutan ada yang menjamin atau ada yang melakukan penahanan karena pasal 82 ayat 1 sudah jelas bahwa ancaman 15 tahun penjara," jelasnya.
"Kasus ini murni. Biarpun tanpa dilaporkan, penyidik bisa saja menindak kasus itu," tambahnya.
Kata dia, dalam pengembangan penanganan kasus tersebut belum ditemukan keganjalan. Karena Polres Torut telah mengeluarkan Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan (SP2HP).
Dalam surat yang bernomor B/153/X/RES.1.24/2020/Reskrim, pihak Polres Torut memberitahukan bahwa perkara tersebut setelah dilakukan serangkaian tindakan penyelidikan, telah ditemukan bukti permulaan yang cukup untuk meningkatkan perkara tersebut ke tahap penyelidikan.
BERITA TERKAIT
-
Jual-Beli Sabu Via IG, Polisi Tangkap Pria di Singki Toraja Utara
-
Perkuat Sinergi Lintas Institusi, Kapolres Torut AKBP Stephanus Silaturahmi ke Kodim Tator
-
Keluarga Korban Pembunuhan di Tikala Toraja Utara Tuntut Pelaku Dihukum Berat
-
BREAKING NEWS: Polisi Tangkap 3 Pelaku Pembunuhan di Tikala Toraja Utara
-
Pemuda di Toraja Utara Ditemukan Tewas di Jalan, Diduga Korban Pembunuhan