Rabu, 13 Oktober 2021 16:59

Prabowo Lemah di Jateng dan Jatim, Begini Respon Gerindra

Prabowo Subianto (Foto: Int)
Prabowo Subianto (Foto: Int)

Pada pilpres 2019, Prabowo memiliki kelemahan suara di Jawa Tengah dan Jawa Timur.

JAKARTA, PEDOMANMEDIA - Partai Gerindra mulai menyeriusi rencananya untuk mencalonkan lagi Prabowo Subianto sebagai presiden pada pemilu tahun 2024, di antaranya dengan menimbang-nimbang kriteria calon wakil presiden yang pas untuk mendampingi sang ketua umum.

Gerindra, sebagaimana diakui Sekretaris Jenderal Ahmad Muzani, harus berkoalisi dengan pihak lain jika ingin mencalonkan lagi Prabowo. Sebab, sebagaimana amanat undang-undang, pasangan capres dan cawapres dapat digunakan oleh partai politik atau gabungan partai politik dengan total kursi di Parlemen sedikitnya 20 persen atau 120 kursi.

"Untuk maju sebagai calon presiden, Pak Prabowo, kami harus memenuhi kuota dulu karena harus didukung oleh 120 kursi, sementara jumlah kursi yang dimiliki oleh Gerindra saat ini 78," kata Muzani seperti dikutip dari VIVA, Rabu (13/10/2021) .

Baca Juga

Gerindra masih kurang banyak kursi untuk sendirian mengusung pasangan capres dan cawapres.

"Karena itu, setelah kami tetapkan Pak Prabowo menjadi calon presiden, tahap berikutnya tentu saja kami harus mencari kelengkapan kursi agar beliau menjadi calon presiden yang memenuhi syarat undang-undang," tuturnya.

Sosok calon wakil presiden yang ideal, katanya, harus mampu meningkatkan elektabilitas Prabowo. Namun Muzani belum menyebut nama siapa yang akan dipilih. Kriteria yang wajib dipenuhi dapat untuk menutupi atau mengisi kekurangan Prabowo.

Menurut Muzani, pada pilpres 2019, Prabowo memang memiliki kelemahan suara di daerah seperti Jawa Tengah dan Jawa Timur. Itu akan dijadikan koreksi dan bisa saja peta politik pada 2024 berubah.

"Kalau dari hasil pemilihan umum 2019 kemarin kan Pak Prabowo sangat lemah di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Tetapi jika 2019 mungkin 2024 mungkin petanya nanti akan berubah; mungkin ada daerah lain yang tadinya beliau kuat, bisa turun, atau sebaliknya, yang Pak Prabowo tadinya kuat, malah tambah kuat," ujar Muzani.

 

Editor : Amrin
#Prabowo Subianto #Partai Gerindra #Pilpres 2024
Berikan Komentar Anda