BONE, PEDOMANMEDIA - 146 petani yang tergabung dalam sejumlah kelompok tani di Desa Tea Musu, Kecamatan Ulaweng Kabupaten Bone menerima kartu tani dan buku tabungan di kantor desa setempat, Jumat (15/10/2021).
Pembagian dilakukan langsung oleh sejumlah petugas dari bank. Kartu tani dan buku tabungan diterima oleh petani yang bersangkutan.
Bagi petani yang disebutkan namanya dan tidak hadir, kartu tani dan buku tabungan akan diserahkan melalui ketua kelompok tani atau gapoktan di Desa Tea Musu.
"Dari 146 penerima kartu tani, ada 44 petani yang tidak hadir, nanti di rumah diambil kartu taninya yang tidak hadir," ungkap Ketua Gapoktan yang juga Ketua Kelompok Tani Batu Mattedongnge, Rahmatan.
Lebih lanjut ia menyampaikan agar petani yang belum mendapatkan kartu tani agar bersabar. Sebab, kata dia, di pengusulan berikutnya petani yang belum dapatkan akan segera diusulkan.
Sementara itu, Kepala BPP Kecamatan Ulaweng Andi Muslimin mengatakan, penyaluran kartu tani memang ditekankannya semudah mungkin untuk para petani.
"Saya minta agar penyaluran kartu tani memudahkan petani. Bagi yang tak hadir diambil kartunya di ketua kelompok tani atau gapoktan," ungkapnya.
Bagi petani yang belum dapatkan kartu tani diharapnya bersabar. Ia akan terus berkoodinasi dengan pihak terkait agar petani mendapatkan kartu tani dan menikmati manfaatnya.
"Untuk yang belum dapat kartu tani jangan khawatir. (Untuk pembelian pupuk subsidi bagi petani yang belum miliki kartu tani) jangan khawatir, pasti ada solusi," katanya
Ia berharap penerapan program Rencana Defenitif Kebutuhan Kelompok eloktronik (e-RDKK) dan kartu tani dapat mempermudah petani dan mencegah penyalahgunaan pupuk subsidi.
Informasi dihimpun kartu tani adalah sarana akses layanan perbankan terintegrasi yang berfungsi sebagai simpanan, transaksi, penyaluran pinjaman hingga kartu subsidi (e-wallet).
Keunggulan dari kartu tani ini antara lain single entry data, proses validasi berjenjang secara online, transparan, multifungsi. Ketersediaan data yang lengkap dan akurat dalam Kartu Tani digunakan sebagai dasar penyusunan kebijakan bagi Kementerian Pertanian.
Selain itu, transparansi penyaluran dana subsidi melalui sistem perbankan bagi Kementerian Keuangan. Data kebutuhan pupuk secara akurat sampai tingkat pengecer bagi Pupuk Indonesia.
TAG
BERITA TERKAIT
-
Mahasiswa IAIN Bone KKN di Ulaweng, Fokus Pengembangan Potensi Desa
-
Petani Jagung di Bone Resah Harga Turun Drastis, Lambat Naik
-
Sempat Diwarnai Aksi Saling Tunjuk, Zainal Terpilih Ketua K3S Ulaweng Bone
-
Indoor AC Penyebab Kebakaran Rumah Kades Raja Bone
-
DPT Pilkada Bone 591.319, Naik Dibanding Pemilu 2024