Emas Kian Melorot, Kini di Bawah Rp 1 Juta/Gram
Penurunan harga emas global juga dipengaruhi beberapa faktor, salah satunya terkait minimnya kejelasan tentang kesepakatan stimulus Amerika Serikat (AS). Stimulus yang dinanti banyak pihak ini sampai sekarang tak juga kunjung cair.
JAKARTA, PEDOMANMEDIA - Harga emas Antam terus melorot. Dalam dua hari harga emas sudah turun hampir Rp 20 ribu dan kini menyentuh level Rp 992.000 per gram.
Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi menyebut penurunan harga emas Antam belakangan ini dipicu oleh penurunan harga emas global. Emas global mengalami penurunan yang cukup signifikan di level paling rendah.
"US$ 1.859 per ounce troy hampir mau mendekati bisa saja sore ini malam ini akan ke US$ 1.830 per ounce troy," ujar Ibrahim dikutip detikcom, Jumat (30/10/2020).
Penurunan harga emas global juga dipengaruhi beberapa faktor, salah satunya terkait minimnya kejelasan tentang kesepakatan stimulus Amerika Serikat (AS). Stimulus yang dinanti banyak pihak ini sampai sekarang tak juga kunjung cair.
Stimulus yang seharusnya sudah digelontorkan rupanya sampai saat ini di AS belum, kemungkinan besar setelah tanggal 8 November. Karena kongres ini adalah masa jabatan terakhir.
"Di kongres partai republik dan demokrat yang masih reses sampai tanggal 8 sehingga tanggal 9 mereka baru masuk kemungkinan besar tanggal 9 baru dilakukan stimulus," terangnya.
Nah di sisi lain dipengaruhi oleh sentimen persaingan Donald Trump dan Joe Biden jelang Pemilu AS yang diselenggarakan 3 November mendatang.
"Secara jajak pendapat dimenangkan oleh Joe Biden tapi bisa saja dalam praktiknya nanti Trump itu akan memenangkan pilpres ini. Nah ini yang pasar itu sedang menunggu," sambungnya.
Namun, siapapun yang memenangkan pilpres tersebut stimulus yang dinanti tetap bakal cair. Hal itu tentu mengakibatkan penguatan pada indeks dolar AS dan kebalikannya buat emas justru bakal melemah.
