Kamis, 11 November 2021 08:48

Trans-Sulawesi Lumpuh, Pertamina Suplai BBM dari Sulteng ke Lutim dan Lutra

Kepolisian mengawal suplai BBM dari Sulteng ke Lutim dan Lutra.
Kepolisian mengawal suplai BBM dari Sulteng ke Lutim dan Lutra.

Suplai BBM mencapai 160 - 320 kilo liter per hari. Volume suplai untuk menormalisasi pasokan ke Luwu Utara dan Luwu Timur.

PALOPO, PEDOMANMEDIA - Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menyalurkan BBM ke Luwu Timur dan Luwu Utara melalui Sulawesi Tengah dan Sulawesi Tenggara. Alternatif ini ditempuh setelah jalur trans-Sulawesi putus 3 hari terakhir.

"Antisipasi oleh Pertamina sudah dilakukan sejak tanggal 3 November. Yaitu melalui alternatif pengiriman dari Terminal BBM Poso, Terminal BBM Kolonedale, Terminal BBM Kolaka dan dari Teminal BBM Palopo sendiri," terang Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Laode Syarifuddin Mursali dalam keterangam resmi, Kamis (11/11/2021).

Ia menyebutkan, suplai BBM mencapai 160 - 320 kilo liter per hari. Volume suplai untuk menormalisasi pasokan BBM di 8 SPBU di Kabupaten Luwu Utara dan 8 SPBU di Kabupaten Luwu Timur.

Baca Juga

Mursali mengatakan, ini akan terus dilakukan dari semua jalur yang memungkinkan ditembus pascaputusnya jalur transportasi trans-Sulawesi akibat retaknya jembatan di Telluwanua Palopo.

Jalur Telluwanua menjadi penghubung utama antara Kota Palopo ke Luwu Utara dan Luwu Timur. Sejak 30 Oktober lalu, jembatan ini mengalami kerusakan akibat tingginya curah hujan.

Dalam sepekan, jembatan ditutup. Transportasi ditempuh melalui beberapa jalur alternatif yang tidak sepenuhnya beraspal. Sehingga setelah hujan mengguyur selama beberapa hari banyak mobil terjebak di jalur alternatif tersebut termasuk mobil tangki dari Terminal BBM Palopo yang menjadi Terminal BBM utama yang biasanya menyuplai BBM ke Luwu Utara dan Luwu Timur.

Mursali mengatakan, Pertamina sudah menempuh pola suplai alternatif untuk memastikan BBM tersedia di Luwu Utara dan Luwu Timur dengan jenis Pertalite dan Biosolar.

"Masyarakat diimbau tak perlu panik dan tidak melakukan pembelian berlebih. Saat ini kami bersama pemda dan kepolisian sedang berusaha mengurai jalur agar suplai BBM dapat normal kembali serta melakukan alternatif suplai," ujarnya.

Lebih lanjut Laode Mursali mengatakan sebagai upaya untuk membantu mempercepat normalisasi pasokan, pihaknya juga telah melakukan koordinasi dengan gubernur untuk meminta percepatan perbaikan Jembatan Telluwanua. Termasuk berkoordinasi dengan Kapolda Sulsel untuk dukungan pengamanan di SPBU serta pengawalan pengiriman mobil tangki baik BBM ataupun LPG.

“Kami telah berkoordinasi dengan semua pihak terkait agar BBM dan LPG bisa sampai kepada masyarakat dengan cepat dan selamat,” imbuhnya.

Laode pun mengimbau kepada masyarakat apabila mendapati pembelian berlebih agar dapat melaporkan ke kepolisian terdekat. Atau juga dapat menghubungi call center Pertamina 135 agar hal tersebut dapat cepat ditindak dan mencegah oknum-oknum yang mengambil keuntungan dari situasi ini.

Penulis: Elien Marlina

Editor : Muh. Syakir
#Pertamina #Suplai BBM #Trans Sulawesi
Berikan Komentar Anda