Tikam Istri Muda di Parepare, Udin Ditangkap di Barru
Pelaku Udin diamankan dengan melakukan pendekatan kekeluargaan.
PAREPARE, PEDOMANMEDIA - Suami yang tikam istri mudanya hingga tewas di Kota Parepare akhirnya berhasil diamankan jajaran Kepolisian Resor (Polres) Parepare.
Pelaku Udin (60) diamankan polisi usai menyerahkan diri di Kabupaten Barru.
"Benar tersangka sudah diamankan, dia menyerahkan diri dan dijemput langsung Tim Opsnal Reskrim di Kabupaten Barru," ujar Kapolres Parepare AKBP Welly Abdillah kepada PEDOMANMEDIA, Jumat (12/11/2021).
Dia menerangkan, bahwa pihaknya mengamankan pelaku Udin dengan melakukan pendekatan kekeluargaan. Tak cukup 1x24 jam akhirnya pelaku pun menyerahkan diri dan diamankan ke Mapolres Parepare.
"Alhamdulillah, dari kerja opsnal reskrim dan intel Polres Parepare membuahkan hasil, sebab tidak sampai 1x24 jam tersangka mau menyerahkan diri berkat pendekatan dengan keluarga tersangka yang dilakukan petugas," terang AKBP Welly.
Mantan Kapolres Barru ini menambahkan, bahwa saat ini pihaknya telah membawa pelaku (Udin) ke Mapolres Parepare guna menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut.
"Pelaku sudah diamankan ke Mapolres untuk menjalani proses hukum lebih lanjut," terang AKBP Welly
Sebelumnya diberitakan, seorang suami bernama Udin di Kota Parepare nekat menikam hingga tewas istri mudanya sendiri.
Udin tega menghabisi nyawa istri keduanya dengan cara ditikam lantaran diduga karena cemburu.
Diketahui dari pernikahan Udin dengan korban, lahir buah cinta mereka yang baru saja berusia satu tahun. Pelaku juga selama ini diketahui tinggal di rumah istri pertamanya.
Ibu korban, Suriani membeberkan kronologi anaknya yang tewas di ujung badik suaminya sendiri.
Awalnya, pelaku yang bekerja sebagai buruh bangunan, mendatangi rumah istrinya di Parepare, Sulsel, pada Rabu, 10 November 2021 kemarin.
Suriani mengaku bahwa dirinya sempat melarang anaknya mengantar pelaku pulang. Sebab, Suriani memang tidak suka dengan menantunya yang sudah berumur itu.
Suriani juga mengaku jika dirinya sudah punya firasat buruk akan anaknya ketika mengantar pulang suami kejinya itu.
"Tidak usah kamu antar, kasih saja uang ojek pulang," begitu kata Suriani.
Namun, korban karena kepatuhannya terhadap suami, ia pun tetap mengantar pelaku pulang ke rumah istri pertamanya itu. Ikut pula adik korban yang masih di bawah umur.
Tak lama berselang, adik korban pun datang dengan berlari dalam keadaan panik mengatakan ke ibunya jika kakaknya telah ditikam.
"Ibu kakak ditikam, kakak ditikam," ujar adiknya itu sambil berlari ke rumahnya.
Supiati, salah seorang kerabat korban, yang menyaksikan sebelum kejadian, sempat melihat kedua pelaku dan korban cekcok. Disitu, kata Supati, pelaku menuduh korban berselingkuh dengan pria lain.
"Awalnya mereka cekcok, soal perselingkuhan begitu, katanya dia (pelaku) menuduh istrinya itu selingkuh, jadi jengkel," kata Supati kepada awak media.
- 1
- 2
- 3
- 4
- 5
