GOWA, PEDOMANMEDIA - Aliansi Pemuda Paraikatte menggelar Diskusi "Mengulas Sejarah Pemikiran Pemuda Indonesia Melahirkan Sebuah Gerakan", Sabtu (31/10/2020) malam. Hal itu dilakukan memperingati Hari Sumpah Pemuda.
Aliansi itu terdiri dari Aspirasi Pelajaran Mahasiswa Indonesia (APMI), Karang Taruna Desa Paraikatte, Sanggar Seni Moncong Sileo, Sanggar Seni Butta Pangngadakkang dan KKN DK UIN Alauddin Makassar Angkatan 64 Desa Paraikate.
Kegiatan ini dihadiri oleh Tripika Kecamatan yakni Camat Bajeng Sitti Haerani, Kapolsek Bajeng Iptu Sunardi, Danramil Bajeng Kapten CBA Edi Sudarsono serta Kepala Desa Paraikatte Muh. Jufri dan para aparatur desa.
Kegiatan peringatan sumpah pemuda ini dibuka langsung oleh Camat Bajeng Sitti Haerani.
"Prestasi yang telah didapatkan oleh Pemkab Gowa sebagai wilayah layak pemuda merupakan torehan yang harus dipertahankan, dan harapan kami semoga kedepannya akan terus muncul kreatifitas dan inovasi dari kaum muda seperti kegiatan malam ini," katanya.
Haerani berharap agar sinergi antar pemerintah dan pemuda bisa tetap terjalin. Karena pemerintahan tanpa adanya pemuda bagaikan sayur tanpa garam.
"Tetap jaga dan dukung kegiatan-kegiatan pemuda karena merekalah calon pelanjut kita dimasa yang akan datang," tandasnya.
Citizen Reporter: Khalis (Mahasiswa IKOM UINAM)
BERITA TERKAIT
-
Hari Sumpah Pemuda 2025, Wabup Bone Andi Akmal Ajak Perangi Narkoba-Judol
-
Peringati Sumpah Pemuda, Pemprov Sulbar Dorong Nasionalisme dan Persatuan
-
Peringati Sumpah Pemuda, Politisi Gerindra Ajak Anak Muda Kembangkan Ide Kreatif
-
Peringati HUT ke-61, Karang Taruna Paraikatte Gelar Diskusi Rekonstruksi Budaya Siri' na Pacce Pemuda Milenial
-
Karang Taruna Anak Bangsa Wamelai Mubar Gelar Kejuaraan Futsal