Selasa, 23 November 2021 08:01

Sandi Sambangi Galeri Simbolong Manik, Kagumi Kerajinan Khas Toraja

Menparekraf Sandiaga Uno didampingi Bupati Torut Yohanis Bassang mengunjungi galeri Simbolong Manik.
Menparekraf Sandiaga Uno didampingi Bupati Torut Yohanis Bassang mengunjungi galeri Simbolong Manik.

Simbolong Manik sendiri adalah salah satu home industri kerajinan etnik Toraja. Nama galeri ini sudah dikenal luas.

TORUT, PEDOMANMEDIA - Menteri Pariwisata Sandiaga Uno mengunjungi pusat kerajinan khas Toraja, Simbolong Manik di Art Center, Kelurahan Penanian Kecamatan Rantepao, Torut, Senin (22/11/2021). Sandi mengungkapkan kekagumannya pada seni pernak pernik Toraja.

Sandi mengunjungi galeri seni ini usai serangkaian kegiatan sepanjang hari kemarin. Sebelumnya ia juga mengunjungi kegiatan vaksinasi massal yang diinisiasi Kemenparekraf.

Connie Natalia Tandungan pemilik Simbolong Manik Accesories Gallery mengungkapkan, kedatangan Menparekraf ke Toraja sangat positif. Ini menunjukkan keinginan pemerintah untuk membangkitkan pariwisata daerah yang terpuruk sejak pandemi.

Baca Juga

"Beliau rupanya sangat berharap kerajinan rakyat dapat berkembang pesat menjadi bagian pendukung ekonomi bangsa. Ia melihat potensi kita (Toraja) sangat besar," kata Connie.

Simbolong Manik sendiri adalah salah satu home industri kerajinan etnik Toraja. Nama galeri ini sudah dikenal luas.

Selain menawarkan beragam karya kerajinan dan pernak pernik khas, Simbolong Manik juga banyak mendorong kebangkitan industri kecil di Toraja.

"Dipilihnya Gallery Simbolong Manik oleh Dekranasda Pemda Torut untuk diperlihatkan pada Pak Manteri, karena Simbolong Manik dinilai paling eksis dalam kreasi kerajinan Toraja. Waktu melihat hasil kerajinan di sini Pak Menteri sangat kagum. Beliau ingin ini terus berkembang agar bisa mengangkat harkat ekonomi masyarakat kecil," ungkap Connie.

Menurut Connie, Menparekraf menilai, kerajinan Toraja memiliki nilai seni luar biasa. Marketnya diyakini tidak hanya di pasar domestik. Tapi bisa menembus pangsa internasional.

"Karena itu beliau ingin kerajinan khas kita lebih gencar promosinya. Beliau juga mendorong agar kita terus berkarya," ucapnya.

Kerajinan khas Toraja dikenal sejak masa lampau. Hasil buah tangan masyarakat itu memiliki sentuhan seni tinggi. Kerajinan Toraja juga kental dengan latar budaya.

Kata Connie, setiap hasil kerajinan Toraja punya cerita masa lalu. Misalnya saja kalung Rara.

"Sebelum orang Toraja mengenal perhiasan yang terbuat dari ringgi' yang dilebur untuk dijadikan perhiasan oleh pandai-pandai besi mula-mula di Toraja, para penari zaman dahulu menggunakan kalung Rara yang terbuat dari bambu kecil (tallang-tallang) yang dirangkai dan dipadukan dengan biji-biji dari tumbuhan pada zaman itu," ujarnya.

Pada sekitar tahun 70-an kalung Rara' mulai dibuat dari perak (ringgi'/oang yang dilebur). Mungkin karena jumlahnya yang terbatas tidak semua orang memakai perhiasan yang terbuat dari ringgi' ini.

Bahkan di masa lalu sudah menjadi aturan yang tidak tertulis bahwa yang memakai perhiasan ini hanya dari kalangan tana' bulawanan (bangsawan) saja. Hingga kini kalung Rara tetap digunakan sebagai aksesoris resmi dalam pakaian adat Toraja.

"Hari ini Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia bapak Sandiaga Uno bilang kalung ini mau saya kasih ke istri saya. Karena pangling dan terpesona (ternyata Pak Mentri syakeeep banget) tangkukilalai mo pokadanni kua bisa bassia napake muane tu papak ma' iyo² punala bangmo' buadik," tulis Connie dengan bahasa Toraja via Whatsapp.

Penulis : Andarias Padaunan
Editor : Muh. Syakir
#Menparekraf Sandiaga Uno #Simbolong Manik #Kerajinan Toraja #Pemkab Torut
Berikan Komentar Anda
Epaper
Cover Epaper
Populer