Rabu, 24 November 2021 08:18

Bikin Laporan Palsu untuk Hindari Tagihan Kredit, 2 Pria di Makassar Ditangkap

Dua tersangka dan bukti laporan palsu yang mereka bikin di kepolisian.
Dua tersangka dan bukti laporan palsu yang mereka bikin di kepolisian.

Dia mengelabui perusahaan pembiayaan kredit agar terbebas dari tagihan. Caranya, dia bersekongkol dengan mengaku menjadi korban begal.

MAKASSAR, PEDOMANMEDIA - Dua pria di Kota Makassar ditangkap karena membuat laporan palsu di kepolisian. Keduanya melapor menjadi korban begal untuk menghindari tagihan kredit.

Kedua pelaku masing-masing bernama Syahril Nur (28) dan Wawan (30). Pelaku Syahril merupakan warga Jalan Poros Malino, Kabupaten Gowa. Sementara Wawan warga Mamajang Kota Makassar.

Kanit Jatanras Polrestabes Makassar, Iptu Muh Afhi Abrianto mengatakan, kedua terduga pelaku diamankan lantaran membuat laporan palsu telah menjadi korban begal.

Baca Juga

"Jadi keduanya ini buat laporan palsu karena mau menghindari tagihan handphone dari pembiayaan Home Kredit setelah mereka membeli HP secara kredit. Akhirnya mereka mengaku seolah-olah sudah dibegal supaya bisa bebas dari tagihan," kata Afhi dalam keterangannya yang diterima PEDOMANMEDIA, Selasa (23/11/21) malam tadi.

Dia menerangkan, mulanya kasus ini terjadi saat Syaril Nur membeli telepon genggam secara kredit di salah satu pembiayaan.

Kemudian, pelaku Syaril memasukkan atau memakai nama Wawan selaku peminjam. Karena tak mampu lagi membayar cicilan, Syaril mencoba berbuat jahat.

Dia mengelabui perusahaan pembiayaan kredit agar terbebas dari tagihan. Caranya, dia bersekongkol dengan Wawan dengan mengaku menjadi korban begal.

"Dia pun mengaku kalau telepon genggam yang dibelinya secara kredit raib dibawa pelaku. Untuk menyakinkan perusahaan pembiayaan kredit, Syaril kemudian melapor ke Polsek Tamalate Makassar bahwa dirinya menjadi korban pencurian," ungkap Iptu Afhi.

Atas laporan itu, Jatanras mencoba menulusuri. Alhasil, ternyata telepon genggam itu di bawah penguasaan rekannya terduga pelaku Wawan. Akhirnya pihak kepolisian menjemput Wawan di Danau Mawan Poros Malino Kabupaten Gowa.

Usai mengamankan terduga pelaku Wawan, akhirnya terungkap bahwa telepon milik Syaril tak dicuri. Melainkan hanya berpura-pura dicuri.

"Kami awalnya mengira pencurian. Tapi, ternyata bukan. Pelaku tidak punya uang untuk membayar tagihan. Jadi mengaku jadi korban begal agar digantikan barang baru dari hasil kredit barang," terangnya.

Atas perbuatannya itu, akhirnya kedua pelaku bersama barang bukti telah diamankan di Mapolsek Tamalate untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

 

Penulis : Supriadi
Editor : Muh. Syakir
#Laporan Palsu #Polrestabes Makassar
Berikan Komentar Anda