Kamis, 25 November 2021 10:00

Dua Kubu Mahasiswa di Takalar Bentrok, 2 Luka, 1 Orang Kena Sabet

Salah satu korban bentrokan yang mengalami luka sabet di tangan.
Salah satu korban bentrokan yang mengalami luka sabet di tangan.

Dua orang menjadi korban dalam keributan ini. Keduanya didapati dalam keadaan terluka sabet di tangan dan punggung serta memar di wajah.

TAKALAR, PEDOMANMEDIA - Sebuah insiden perkelahian terjadi di alun-alun Lapangan H Makatang Daeng Sibali, Takala, Rabu (24/11/2021). Keributan melibatkan dua kelompok mahasiswa.

Berdasarkan informasi yang dihimpun PEDOMANMEDIA, peristiwa ini bermula saat ratusan mahasiswa berdemonstrasi di depan Kantor Kejaksaan Negeri Takalar. Setelah aksi di depan Kejari, mereka berkumpul di alun-alun Lapangan H Makkatang Daeng Sibali.

Mereka sedianya makan siang dan beristirahat di tempat itu. Tiba-tiba sekelompok mahasiswa lainnya juga tiba lokasi.

Dua kubu sempat terlibat perdebatan.

Situasi memanas sesaat. Sampai akhirnya terjadi saling lempar kursi. Bentrokan pun tak terhindarkan.

Terjadi kejar-kejaran. Suasana di alun alun menjadi riuh. Beruntung perkelahian ini tak berlanjut. Beberapa orang berhasil meredam situasi.

Dua orang menjadi korban dalam keributan ini. Keduanya diketahui sebagai kader Pemuda Pancasila Takalar. Keduanya didapati dalam keadaan terluka sayatan di tangan dan punggung serta memar di wajah.

Ketua SAPMA Pemuda Pancasila Takalar Abd Salam membenarkan insiden yang melukai anggotanya. Ia mengecam tindakan kekerasan itu.

'Dua kader kami jadi korban dan telah di visum di RSUD Padjonga Daeng Ngalle, saat ini kami sementara melaporkan tindakan penganiayaan yang dilakukan oleh kelompok tersebut," katanya.

Salam mengaku akan terus mengawal kasus ini.

"Kami dari Ormas Pemuda Pancasila akan mengawal kasus ini hingga tuntas. Semuanya sudah kami laporkan ke MPW Pemuda Pancasila Sulsel dan akan ada pengawalan untuk persoalan ini," terang Alga sapaan akrabnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi dari pihak Kepolisian Resort Takalar terkait insiden ini. Juga belum diketahui secara pasti penyebab keributan.

Namun diduga ini adalah buntut dari unjuk rasa mahasiswa bersama Ormas Geram di Kejari Takalar kemarin. Pengunjuk rasa menuntut pengusutan dugaan korupsi sosialisasi dana Covid. Dugaan penyelewengan ini diduga turut melibatkan Ketua Hipermata.

Penulis : Rahmat Hidayat
Editor : Muh. Syakir
#Bentrok Mahasiswa Takalar #Pemuda Pancasila
Berikan Komentar Anda