Selasa, 07 Desember 2021 12:37

Bedah RTLH Lanjut di 2 Desa, Dandim Gowa: Ini Bakti TNI

Rumah warga yang tersentuh program bedah RTLH Kodim Gowa.
Rumah warga yang tersentuh program bedah RTLH Kodim Gowa.

RTLH adalah program rutin sosial karya bakti TNI khusus masyarakat tak mampu.

GOWA, PEDOMANMEDIA - Kodim 1409/Gowa melanjutkan bedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di dua desa di Gowa. Kali ini program menyisir Desa Tangkebajeng dan Desa Taeng.

Rumah yang dibedah adalah milik dua orang buruh bangunan. Masing-masing Ismail dg Serang di Desa Tangkebajeng, Kecamatan Bajeng. Sementara di Desa Taeng, Kecamatan Patalassang adalah milik Syarifuddin.

"Ini program rutin sosial karya bakti TNI khusus masyarakat tak mampu. Anggarannya tak besar, tetapi kita harapkan bisa maksimal untuk membantu masyarakat yang memang membutuhkan," terang Dandim 1409/Gowa, Letkol Inf Prasetyo Ari Wibowo.

Baca Juga

Menurut Prasetyo, sasaran program dilakukan seselektif mungkin. Diformat berdasarkan rencana kegiatan.

"Karya bakti ini juga melibatkan pemerintah dan masyarakat setempat. Pelibatan berbagai pihak agar benar benar menyentuh pada sasaran. Yakni masyarakat tidak mampu," ujar Dandim.

Ia menjelaskan, bedah RTLH dialokasikan sebesar Rp10 jutaan per rumah. Dua RTLH yang dibedah kali ini bersumber dari program semester TNI khusus satuan teritorial.

Sebelumnya program telah menyentuh pada 8 RTLH milik warga di seluruh koramil dalam teritorial Kodim 1409/Gowa. Program ini masih rangkaian peringatan HUT TNI 5 Oktober lalu.

Prasetyo mengungkapkan, program karya bakti teritorial dijadwalkan dua kali setahun. Program tak hanya RTLH, tapi juga menyentuh berbagai kegiatan sosial di masyarakat.

"Jenis kegiatan untuk program karya bakti ini cukup beragam. Tergantung kegiatanya kita sesuaikan dengan yang memang dibutuhkan. Selain bedah RTLH, kita juga bisa menggunakannya untuk pembuatan MCK. Intinya kegiatan dari program ini adalah bakti sosial kita kepada masyarakat yang memang membutuhkan. Jadi apapun bentuknya selama memang masyarakat membutuhkan, bisa kita lakukan dari pos anggaran ini," paparnya.

Danramil 1409-06/Bajeng, Kapten CBA Edi Sudarsono menambahkan, 2 warga yang menerima program bedah rumah ini dinilai layak. Rumah milik Ismail Dg Serang misalnya kondisinya memang sudah cukup memperihatinkan.

"Dindingnya masih terbuat dari gamacca dan dengan sejumlah kerusakan. Ismail tinggal bersama istri dan tiga orang anaknya," ucapnya.

Kata Edi, rumah tersebut direhab total. Dindingnya ganti batu dengan desain minimalis.

"Kita galang pemda dan masyarakat sekitar untuk bisa turut membantu. Agar rumah ini layak untuk ditinggali," jelas Edi.

Hal senada juga disampaikan Danramil 1409-05/Pattallassang, Kapten Inf Basri. Kata dia, rumah berukuran 6x6 meter persegi milik Syarifuddin Dg Maro, tak kalah memperihatinkan.

"Atapnya sudah bocor, dan memang tiang penyangganya sudah tidak memungkinkan untuk kita gunakan. Jadi kita bangun dari awal. Dengan bantuan juga dari pemda dan masyarakat setempat, kita bisa menghadirkan rumah yang layak huni untuk Syarifuddin bersama istri dan empat orang anaknya," imbuhnya.

Penulis: Elien Marlina

Editor : Muh. Syakir
#Program Bedah RTLH #Kodim Gowa #Dandim Gowa Kolonel Inf Prasetyo
Berikan Komentar Anda