TORUT, PEDOMANMEDIA - Menjelang verifikasi Kabupaten Sehat Tingkat Provinsi 2020, Pemkab Toraja Utara melalui Bappeda dan Tim Kabupaten Sehat Toraja Utara melaksanakan Rapat Koordinasi yang berlangsung di Gedung Perkantoran Dinas, Marante, Rabu (9/9/2020).
Agenda yang dibahas rakor tersebut difokuskan pada penetapan lokus (lokasi fokus) verifikasi faktual berikut cakupan tatanan penilaian Kabupaten Sehat.
Sekretaris Daerah, Rede Roni Bare yang memimpin rakor ini dalam arahannya mengingatkan hal terpenting dalam penilaian Kabupaten Sehat yaitu penerapan tatanan penilaian di lokus yang ditetapkan.
Penerapan tatanan yang perlu segera dilakukan yaitu pembenahan dan penataan fisik sesuai dengan komponen penilaian Kabupaten Sehat.
"Hal yang perlu dibenahi sebagai Kabupaten Sehat saat ini meliputi, adanya Sekertariat yang rencananya pada eks rumah manager di Marante, lapangan Bakti jangan dijadikan lokasi parkir, mencek lampu penerangan dan memindahkan gerobak yang ada di lapangan bakti,” jelas Sekda Rede Roni.
Sekda meminta kepada semua stakeholder Kabupaten Sehat termasuk OPD sampai tingkat Kecamatan dapat menunjukkan komitmen sekaligus bekerja secara efektif, proaktif, dan saling bersinergi untuk menyukseskan verifikasi Toraja Utara sebagai Kabupaten Sehat.
“Kita harus bersiap dengan sebaik-baiknya pada lokus atau kawasan sehat dan bertanggungjawab sesuai dengan tugas kita masing-masing," tegasnya.
Pada rakor ini berhasil menyepakati dan menetapkan 9 Lokus dan 7 Tatanan Penilaian Kabupaten Sehat di Toraja Utara. Sembilan lokus verifikasi dan penilaian terpilih mencakup Sekolah Sehat, SMPN I Kesu', Kawasan Permukiman Sehat, Pasar Sehat: Pasar Lolai, Perhubungan: pada jalan lingkar dalam pariwisata dari Ke'pe ke LolaI, Pariwisata: Objek Wisata Mentiro Tiku, Ketahanan Pangan: lokasi Pertanian Lada katokkon dan perkebunan Kopi di Kecamatan Kapalapitu, Perindustrian: Anyaman Tikar di Pasar Pindan, Bidang Kesehatan: tentang Open Defecation Free (ODF) atau sistem pembuangan tinja yang memenuhi syarat kesehatan pada Lembang dan kelurahan; dan Kehidupan Sosial Sehat.
TAG
BERITA TERKAIT
-
Frederik Boyong Istri dan FKUB Torut Jalan-jalan ke Pontianak, Aktivis: Hanya Hambur Uang!
-
Ikuti Asistensi APBL, Program Lembang Salu Sopai Kini Lebih Terarah
-
Dorong Transparansi, 111 Lembang di Toraja Utara Lakukan Asistensi APBL di Dinas PML
-
Bupati Frederik Minta Warga Torut Tanamkan Budaya Malu Soal Kebersihan
-
Pemkab Torut Raih Penghargaan Universal Health Coverage (UHC) 2026