Muh. Syakir : Jumat, 10 Desember 2021 07:47
Sudirman Sulaiman

MAKASSAR, PEDOMANMEDIA - Usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) menunjukkan tren membaik memasuki pertengahan 2021. UMKM yang sempat terdampak pandemi, kini makin kokoh.

"UMKM adalah salah satu penopang ekonomi daerah. Terbukti pertumbuhan ekonomi Sulsel bisa terjaga. Salah satunya karena UMKM kita tumbuh baik," terang Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, Kamis (9'12/2021).

Menurut Sudirman, UMKM kini menjadi penyangga ekonomi nasional. Dalam setiap kesempatan, Presiden Joko Widodo juga mengakuinya. Ia bahkan selalu berpesan bagaimana menjadikan UMKM sebagai the backbone atau ujung tombak dalam sistem ketahanan perekonomian.

Menurut Sudirman, UMKM selalu tumbuh dan meningkat jumlahnya dari tahun ke tahun. Perubahan secara kuantitas ini sangat menggembirakan. Hanya saja UMKM masih membutuhkan sentuhan agar bisa ekspansi lebih produktif.

"Pemprov Sulsel terus berupaya dalam menyiapkan fasilitasi untuk sertifikasi gratis bagi UMKM. Baik untuk UMKM di Dinas Koperasi dan UMKM Sulsel maupun IKM (Industri Kecil Menengah) pada Dinas Perindustrian Sulsel. Adapun sertifikasi yang diberikan seperti sertifikat halal, merek dan PIRT," paparnya.

Saat ini, kata Sudirman, ia mendorong perusahaan maupun perbankan agar corporate social responsibility menyasar dalam pengembangan UMKM. Termasuk dalam membuka sentra-sentra UMKM.

Serta membuat pusat komoditi dari 24 kabupaten/kota dengan memilih produk unggulan yang berstandar dan berkearifan lokal.

Sudirman menjelaskan, di masa pandemi Covid-19, penting mendorong UMKM untuk terus melakukan transformasi. UMKM harus lebih berbasis digitalisasi sebagai upaya untuk dapat memudahkan dalam pemasaran produk.

"Kita berharap potensi UMKM sebagai penopang ekonomi daerah dapat terus dijaga. Ya dengan itu tadi. Harus lebih banyak terlibat dalam mensuport. Baik dari sisi pendanaan maupun strategi pemasaran," imbuhnya.