Jumat, 10 Desember 2021 19:11

RI Tetapkan Booster Covid-19 Berbayar, Rp200 Ribu Sekali Suntik

Ilustrasi (int)
Ilustrasi (int)

Nantinya booster tetap ada yang disuplai gratis untuk beberapa kelompok. Di antaranya untuk Penerima Bantuan Iuran (PBI).

BOYOLALI, PEDOMANMEDIA - Pemerintah memastikan pemberian booster vaksin Covid-19 akan berbayar bagi masyarakat umum. Booster akan ditangani swasta dan bakal diuji coba  Januari 2022.

"Sudah ada beberapa skema yang disiapkan untuk booster. Untuk yang berbayar sementara dikaji nilai idealnya," terang Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono, Jumat (10/12/2021).

Menurutnya, penyuntikam booster akan dimulai 1 Januari tahun depan. Penanganannya akan diserahkan ke pihak swasta dengan beberapa skema komersialisasi.

Baca Juga

Ditanya soal banderol harga per sekali suntik, Wamenkes menyebut masih butuh kajian. Karena penetapan ini harus disesuaikan dengan kemampuan masyarakat.

"Agar nanti bisa jalan tanpa memberatkan masyarakat. Kalau ancang ancang kita ya sekitar Rp200 ribu per sekali suntik. Tak jauh-jauh dari itulah," jawab Wamenkes.

Ia menjabarkan, nantinya booster tetap ada yang disuplai gratis untuk beberapa kelompok. Di antaranya untuk Penerima Bantuan Iuran (PBI).

Menurut Wamenkes, yang menjadi perhatian saat ini bagaimana agar pemberian booster tidak tumpang tindih dengan vaksinasi dosis 1 dan 2. Akan diupayakan agar tidak mengganggu proses vaksinasi.

"Makanya skemanya kita atur. Booster nanti akan dilakukan untuk fasilitas kesehatan swasta. Sedangkan TNI-Polri serta fasilitas kesehatan milik pemerintah akan memprioritaskan untuk mengerjakan vaksinasi dasar di target 1 dan 2 vaksin COVID-19," pungkas Wamenkes.

Editor : Muh. Syakir
#Wamenkes RI #Booster Covid-19
Berikan Komentar Anda