Shin Tae-yong Tegur Keras Asnawi: Terulang Lagi, Keluar!
Saya tidak mau ada tindakan tidak fair play dan melanggar disiplin saya. Kalau terulang lagi jangan harap ke timnas lagi
JAKARTA, PEDOMANMEDIA - Shin Tae-yong menegur keras Asnawi Mangkualam atas aksinya terhadap pemain Singapura Faris Ramli usai gagal mengeksekusi penalti. Shin menilai tindakan itu bernuansa provokasi.
"Saya tidak tahu itu terjadi di lapangan. Setelah melihat videonya, saya baru tahu. Saya sudah panggil Asnawi. Saya bilang sekali lagi itu terulang silakan keluar dari timnas," terang Shin.
Shin Tae-yong dikenal sebagai sosok yang sangat menjunjung tinggi fair play. Attutude pemain selalu ia jaga.
Karena itu saat video Asnawi Mangkualam viral di media sosial, ia langsung memanggil sang pemain. Shin menganggap sikap Asnawi tidak pantas.
"Itu tindakan berlebihan. Tidak pantas dilakukan kepada lawan," ketusnya.
Asnawi secara spontan menghampiri Faris Ramli saat gagal mengeksekusi penalti ke gawang Indonesia di babak semi final Piala AFF 2020, Sabtu (25/12/2021). Aksinya itu viral di media sosial.
Saat itu pemain kelahiran Makassar ini terlihat setengah berlutut memegangi tangan Faris. Asnawi yang kegirangan lalu mengucapkan kata-kata.
Sementara Faris tertunduk kecewa sembari menutup wajahnya dengan tangan. Aksi Asnawi itu juga sempat membuat kesal salah seorang pemain Singapura.
Ia tampak menarik tangan pemain Ansan Greeners itu lalu menjauhkannya dari rekannya.
Shin mengakui, aksi spontanitas itu ekspresi kegembiraan. Kata dia, pada prinsipnya selebrasi adalah bagian dari sepakbola. Tetapi tidak boleh ada yang sampai melukai psikis lawan.
"Yang dilakukan Asnawi tidak boleh terulang lagi. Karena lawan adalah rekan kerja. Tidak boleh ada perayaan selebrasi yang menyakiti," tandas Shin.
Masih kata Shin, Asnawi sudah berjanji tidak akan mengulanginya lagi. Ia pun telah memberi warning.
"Dia sudah berjanji ke saya untuk tak melakukannya lagi. Saya bilang itu yang terakhir. Saya tidak mau ada tindakan tidak fair play dan melanggar disiplin saya. Kalau terulang lagi jangan harap ke timnas lagi selama saya yang melatih," imbuh pria berkebangsaan Korsel ini.
- 1
- 2
- 3
- 4
- 5
