Rabu, 04 November 2020 14:12

Dua Warga Toraja Utara Ditemukan Tewas Gantung Diri

Dua korban gantung diri Torut.
Dua korban gantung diri Torut.

Korban pertama beralamat di Kecamatan Sopai dan satunya lagi di Kecamatan Kesu'.

TORUT PEDOMANMEDIA- Dua warga Kabupaten Toraja Utara (Torut) ditemukan tewas gantung diri, Rabu (4/11/2020). Korban pertama beralamat di Kecamatan Sopai dan satunya lagi di Kecamatan Kesu'.

Humas Polres Torut Adhy mengungkapkan korban pertama pria inisial YM (23) alamat Lembang Salu, Kecamatan Sopai.

Sedangkan, korban lain juga seorang kakek inisial LS (80) alamat Lingkungan Ba'tan Padang, Kecamatan Kesu.

Baca Juga

Adapun saksi yang pertama melihat korban YM kakak kandungnya. Saksi kedua KN adik kandung korban.

"Kronologis kejadian sesuai keterangan saksi pertama menjelaskan bahwa sebelumnya pada hari Kamis (29/10/2020) lalu korban YM sempat dirawat di RS Elim Rantepao selama dua hari. Menurut Saksi pertama korban setelah keluar dari RS, Sabtu (31/10) korban sering menyendiri dan termenung," ujarnya.

"Sekitar pukul 19.00 Wita korban meninggalkan rumah pergi ke Warung Ballo' tak jauh dari rumah koban. Sekitar pukul 21.30 Wita korban kembali ke rumah dan memanggil ibu kandung korban namun pada saat itu ibunya sudah tertidur. Tak lama kemudian saksi pertama mencari korban di atas rumah namun korban tidak ditemukan setelah itu, saksi pertama masuk ke dalam kamar korban dan mendapati pesan yang ditulis korban pada sebuah buku saku yang di letakkan di atas tempat tidur yang bertuliskan 'selamat jalan keluarga'," tambahnya.

Adhy menjelaskan menurut keterangan dari keluarga, korban selama ini adalah orang yang tertutup dan pendiam dan menurut keluarga dan tetangga korban adalah Ketua PPGT Jemaat Kalintiong dan aktif mengikuti kegiatan-kegiatan di Gereja.

Adapun barang bukti yang diamankan yaitu seutas tali pramuka berwarna puti yang di gunakan korban untuk gantung diri dan buku saku tempat korban menulis pesan singkatnya.

"Diduga korban melakukan gantung diri karena stres dimana ditemukan tagihan utang di buku saku milik korban. Korban yang adalah ketua juga merangkap sebagai bendahara PPGT Jemaat Kalintiong," jelasnya.

Sementara itu, Adhy menyebutkan saksi korban LS yaitu ET dan AR yang merupakan kerabat korban.

"Kronologis kejadian menurut keterangan saksi, sekitar jam 09.20 Wita tadi saksi naik keatas rumah dan melihat almarhum sudah gantung diri dan langsung berteriak minta pertolongan untuk melihat almarhum sehingga saksi masuk ke kamar almarhum untuk mengecek kondisi almarhum dan pada saat saksi masuk kedalam kamar almarhum, benar almarhum sdh tidak bernyawa lagi dan saksi menghubungi keluarga untuk menurunkan almarhum," jelasnya.

"Menurut keterangan dari keluarganya, almarhum mempunyai riwayat penyakit dan baru pulang dari rumah sakit untuk berobat," cetusnya.

Penulis : Susanna Rulianti
Editor : Jusrianto
#Gantung Diri #Polres Torut
Berikan Komentar Anda