Jelang Indonesia vs Thailand: Saatnya Menebus 3 Kegagalan
Shin mengatakan, pasukannya dalam kondisi terbaik. Meski harus kehilangan Pratama Arham.
SINGAPURA, PEDOMANMEDIA - Tiga kali Thailand mengubur mimpi Indonesia untuk meraih titel juara di Piala AFF. Malam nanti akan menjadi kesempatan untuk menebus semua kegagalan itu.
Thailand menjadi sandungan terberat Indonesia di gelaran Piala AFF. Lima kali skuad Garuda menembus final, tiga di antaranya dikandaskan Pasukan Gajah Perang.
Terakhir, Thailand mengalahkan Tim Merah Putih di final Piala AFF tahun 2016. Indonesia takluk dengan agregat 3-2.
Meski sempat membuka asa dengan memenangkan Leg 1 dengan skor 2-1, namun Indonesia tumbang di Leg 2 dengan skor 2-0. Dua pertemuan lainnya terjadi di tahun 2000 dan 2002 dan menjadi milik Thailand.
Statistik komulatif Thailand di Piala AFF juga terbilang apik atas Indonesia. Dari 12 kali sua, Indonesia 9 kali kalah dan hanya menang 3 kali. Thailand juga masih menjadi pemilik tropi terbanyak di gelaran ini.
Menilik rekor ini, Thailand masih menjadi unggulan di laga malam nanti. Namun tak berarti Terasil Dangda cs tak bisa ditaklukkan. Indonesia dinilai punya kans kuat.
"Tentu saja ini laga sulit bagi kami. Thailand punya materi pemain yang bagus. Kami butuh berbuat lebih untuk lebih kompetitif," ujar Pelatih Indonesia Shin Tae-yong.
Tapi Shin tak mau sekadar terpaku pada tradisi pertemuan kedua tim. Baginya yang terpenting adalah mempersiapkan tim sebaik mungkin agar bisa memutus hasil buruk dengan sang rival.
Shin mengatakan, pasukannya dalam kondisi terbaik. Meski harus kehilangan Pratama Arham yang menerima akumulasi kartu kuning.
"Pemain sangat bugar. Mereka juga siap secara mental. Semoga saja mereka tampil lebih disiplin," katanya.
Pelatih Gajah Perang, Alexandre Polking menegaskan timnya bakal tetap waspada dengan Indonesia. Menurutnya skuas Garuda dalam kepercayaan diri tinggi dan sangat bersemangat untuk mraih tropi pertamanya.
"Mereka punya spirit berlipat. Mereka juga dalam momentum bagus. Jadi ini harus kami waspadai," imbuhnya.
- 1
- 2
- 3
- 4
- 5
