Jumat, 14 Januari 2022 07:10

Wahab Tahir Tanggapi Video Kekerasan Siswi: Jangan Terulang Lagi

Wahab Tahir
Wahab Tahir

Peristiwa tersebut harus diselesaikan dengan baik oleh Disdik, guru dan orang tua siswa agar tidak terulang.

MAKASSAR, PEDOMANMEDIA - Ketua Komisi A DPRD Kota Makassar Abdul Wahab Tahir menanggapi video viral penganiayaan siswi SMP Negeri 21 Makassar. Legislator Golkar ini berharap peristiwa serupa tidak terulang lagi.

"Pendidik dan orang tua harus bekerja agar kejadian ini tidak terulang lagi. Ini mencoreng dunia pendidikan," ujarnya saat dihubungi, Kamis (13/1/2022).

Terkait pernyataan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Makassar yang menyatakan bahwa kejadian tersebut hanya konten lucu, Wahab enggan menanggapinya. Ia mengatakan, peristiwa tersebut harus diselesaikan dengan baik oleh Disdik, guru dan orang tua siswa agar tidak terulang.

Baca Juga

"Kalau soal tersebut saya arahkan ke dinas, guru dan para orang tua untuk rembuk agar masalah itu tidak terulang lagi. Ini menyangkut masa depan anak anak kita," katanya.

Wahab menginginkan tak perlu mencari kambing hitam. Peristiwa ini adalah PR bersama. 

Semua pihak harus menemukan solusi bersama agar kecenderungan seperti itu bisa dicegah. Wahab juga memuji sikap disdik yang bertindak cepat dalam menangani masalah ini.

"Anak anak harus terus diedukasi untuk menghindari tindakan agresif seperti itu. Mereka tidak boleh menjadi korban," kata Wahab.

Sebelumnya Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Muhyiddin menyampaikan permohonan maaf atas pernyataannya soal video kekerasan siswi yang disebutnya konten lucu. Muhyiddin mengakui ada miskomukasi yang melatari semuanya.

"Ini terjadi miskomunikasi. Kami minta maaf kepada orang tua siswa. Ini kan dikagetkan kita setelah beredarnya video.

Setelah video ini viral, ada salah satu siswa ini membuatkan konten di media sosial sehingga tersebar. Makanya saya katakan konten dan inilah yang menjadi konsumsi publik," ujar Mahyuddin, Kamis (13/1/2021).

Sebelumnya Muhyiddin mengatakan tak ada kekerasan terhadap IA. Video IA yang dijambak temannya adalah konten lucu yang sengaja dibuat.

Statemen Muhyiddin kemudian disanggah orang tua IA, Andi Idris. Idris menyesalkan pernyataan Muhyiddin yang dinilai terkesan menyederhanakan persoalan.

Andi Idris akhirnya melaporkan kasus tersebut ke Polrestabes Makassar. Ia mengatakan, putrinya saat inom sedang mengalami trauma.

Setelah pernyataan protes dari orang tua korban siang tadi, Muhyiddinl akhirnya memberi klarifikasi. Ia menyampaikan permohonan maaf atas statemennya itu.

"Tapi tidak ada maksud menutupi kasus itu. Saya mohon maaf kepada orang tua," ungkapnya.

Ia menjelaskan, aksi kekerasan tersebut terjadi pada Jumat 7 Januari lalu. Namun baru viral Senin,10 Januari kemarin.

"Kejadianya itu saat hari Jumat. Pada hari itu juga diselesaikan oleh guru BK-nya. Jadi saat itu siswa sudah didamaikan. Jadi tidak ada masalah," jelasnya.

Setelah itu, kata Muhyiddin hari Senin disdik mengundang orang tua siswa. Hari itu juga langsung digelar konferensi pers terkait hasil klarifikasi pihaknya.

Muhyiddin kembali menjelaskan, Awal mula kejadian tersebut siswi SMP 21 Makassar saling mengejek. Mereka kemudian bertemu dan terjadilah aksi kekerasan.

"Mulanya anak-anak ini saling mengejek. Namanya anak-anak kelas 2 SMP labil biasanya anak itu berawal saling mengejek. Akhirnya terjadilah perkelahian antarmereka," pungkas Muhyiddin.

Penulis : Nurjannah
Editor : Muh. Syakir
#DPRD Kota Makassar #Wahab Tahir #Video Kekerasan Siswi
Berikan Komentar Anda
Epaper
Cover Epaper
Populer